Pengeluaran Penduduk Kabupaten Kota Baru untuk Membeli Petis Rp112 per Kapita per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Rata-rata pengeluaran masyarakat di Kabupaten Kota Baru untuk membeli terasi/petis pada 2025 adalah Rp112 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp146 per kapita per minggu.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Padang Pariaman | 2004 - 2025)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok bumbu-bumbuan di Kabupaten Kota Baru dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk kecap Rp1.073 per kapita per minggu, penyedap masakan/vetsin Rp814 per kapita per minggu, asam Rp624 per kapita per minggu, bumbu racikan Rp522 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk pala Rp61 per kapita per minggu
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
(Baca: Penduduk Kabupaten Aceh Tengah Menghabiskan Rp278 per Kapita per Minggu untuk Membeli Kelapa)
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 5,34%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 5,34%.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli terasi/petis tertinggi adalah di Kabupaten Bangka Selatan dan terendah di Kabupaten Mamberamo Tengah. Sedangkan untuk Kabupaten Kota Baru ini, nominal pengeluaran untuk membeli terasi/petis berada di urutan 259,5. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli terasi/petis adalah Rp252 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli terasi/petis:
- Kabupaten Bangka Selatan Rp1.997,0
- Kabupaten Bangka Tengah Rp1.147,0
- Kabupaten Lombok Timur Rp1.053,0
- Kabupaten Sumenep Rp892,0
- Kabupaten Ogan Komering Ilir Rp888,0
- Kabupaten Bangka Rp868,0
- Kabupaten Lombok Tengah Rp814,0
- Kabupaten Lombok Barat Rp694,0
- Kabupaten Gresik Rp675,0
- Kabupaten Ogan Ilir Rp665,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.715 | -0.12 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |