Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencapai 6.1 Tahun pada tahun 2024. Selama periode 2010-2024, RLS daerah ini menunjukkan pertumbuhan positif secara konsisten, dimulai dari 4.2 Tahun pada 2010 hingga 6.1 Tahun pada 2024. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2023-2024) sebesar 5.99 Tahun, nilai 2024 sedikit lebih tinggi sebesar 0.11 Tahun. Sementara rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) adalah 5.82 Tahun, menunjukkan bahwa pertumbuhan RLS di tahun 2024 lebih baik dibandingkan rata-rata periode tersebut. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2012 dengan pertumbuhan 6.41 persen, sedangkan kenaikan terendah terjadi pada tahun 2019 dan 2022 masing-masing dengan 0.19 persen dan 0.17 persen. Ranking RLS Kabupaten Sumenep menurut pulau Jawa pada 2024 berada di posisi 117, naik satu posisi dibandingkan tahun 2023 yang berada di posisi 118, sedangkan ranking se-Indonesia berada di posisi 495, turun dua posisi dari tahun 2023 yang berada di posisi 497.
(Baca: Tujuan Mengakses Internet Penduduk Desa dan Kota Mengerjakan Tugas Sekolah Mengerjakan Tugas Sekolah Periode 2017-2024)
Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Barat Daya yang berada di pulau Nusa Tenggara dan Bali memiliki RLS tahun terakhir sebesar 6.39 Tahun, dengan pertumbuhan sebesar 0.16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Sumenep, yang mencapai 6.1 Tahun pada 2024. Ranking se-Indonesia daerah ini berada di posisi 493, dua posisi lebih baik dari Kabupaten Sumenep. Selisih nilai RLS tahun terakhir dengan tahun sebelumnya sebesar 0.01 Tahun, menunjukkan kenaikan yang sangat kecil. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir, nilai 2024 sedikit lebih tinggi, menunjukkan pertumbuhan yang stabil namun lambat. Posisi ranking menurut pulau Nusa Tenggara dan Bali berada di posisi 41, yang menunjukkan bahwa RLS di daerah ini masih dalam kategori rendah dibandingkan kabupaten-kabupaten lain di pulau tersebut.
Kabupaten Probolinggo
Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur memiliki RLS tahun terakhir sebesar 6.31 Tahun, dengan pertumbuhan sebesar 0.32 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Sumenep, dan ranking se-Indonesia berada di posisi 494, satu posisi lebih baik dari Kabupaten Sumenep. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya sebesar 0.02 Tahun, yang sedikit lebih besar daripada selisih di Kabupaten Sumenep sebesar 0.16 Tahun. Ranking menurut pulau Jawa berada di posisi 116, satu posisi lebih baik dari Kabupaten Sumenep yang berada di posisi 117. Pertumbuhan RLS di daerah ini pada 2024 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan di Kabupaten Sumenep sebesar 2.69 persen, menunjukkan bahwa daerah ini mengalami kenaikan yang lebih stabil dalam jangka waktu terakhir.
(Baca: Jumlah Perceraian di Sulawesi Selatan Periode 2019-2024)
Kabupaten Bangkalan
Kabupaten Bangkalan di Jawa Timur memiliki RLS tahun terakhir sebesar 6.01 Tahun, dengan pertumbuhan sebesar 0.33 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini sedikit lebih rendah dibandingkan Kabupaten Sumenep sebesar 6.1 Tahun pada 2024. Ranking se-Indonesia daerah ini berada di posisi 496, satu posisi lebih rendah dari Kabupaten Sumenep. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya sebesar 0.02 Tahun, yang jauh lebih kecil daripada selisih di Kabupaten Sumenep sebesar 0.16 Tahun. Ranking menurut pulau Jawa berada di posisi 118, satu posisi lebih rendah dari Kabupaten Sumenep. Pertumbuhan RLS di daerah ini pada 2024 lebih rendah dibandingkan pertumbuhan di Kabupaten Sumenep, menunjukkan bahwa daerah ini mengalami kenaikan yang lebih lambat dalam periode tahun terakhir.
Kabupaten Jayawijaya
Kabupaten Jayawijaya di Papua memiliki RLS tahun terakhir sebesar 5.99 Tahun, dengan pertumbuhan sebesar 0.17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini sedikit lebih rendah dibandingkan Kabupaten Sumenep sebesar 6.1 Tahun pada 2024. Ranking se-Indonesia daerah ini berada di posisi 497, dua posisi lebih rendah dari Kabupaten Sumenep. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya sebesar 0.01 Tahun, yang jauh lebih kecil daripada selisih di Kabupaten Sumenep sebesar 0.16 Tahun. Ranking menurut pulau Papua berada di posisi 26, yang menunjukkan bahwa RLS di daerah ini lebih baik dibandingkan sebagian besar kabupaten di pulau tersebut, namun masih rendah dibandingkan kabupaten di Jawa Timur seperti Kabupaten Sumenep dan Probolinggo. Pertumbuhan RLS di daerah ini pada 2024 jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan di Kabupaten Sumenep, menunjukkan bahwa daerah ini mengalami kenaikan yang sangat lambat.
Kabupaten Tambrauw
Kabupaten Tambrauw di Papua memiliki RLS tahun terakhir sebesar 5.89 Tahun, dengan pertumbuhan sebesar 3.15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun nilai ini lebih rendah dibandingkan Kabupaten Sumenep sebesar 6.1 Tahun pada 2024, pertumbuhannya jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan di Kabupaten Sumenep sebesar 2.69 persen. Ranking se-Indonesia daerah ini berada di posisi 498, tiga posisi lebih rendah dari Kabupaten Sumenep. Selisih nilai dengan tahun sebelumnya sebesar 0.18 Tahun, yang sedikit lebih besar daripada selisih di Kabupaten Sumenep sebesar 0.16 Tahun. Ranking menurut pulau Papua berada di posisi 27, satu posisi lebih rendah dari Kabupaten Jayawijaya. Pertumbuhan tinggi di tahun 2024 menunjukkan bahwa daerah ini mengalami peningkatan RLS yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun nilai absolutnya masih rendah dibandingkan kabupaten di Jawa Timur.