Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah Poliklinik Desa di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara pada akhir tahun 2025 berjumlah 2 polindes. Dari catatan historis sejak 2005, data menunjukkan tren turun secara signifikan selama 20 tahun periode pencatatan. Nilai tertinggi pernah tercatat pada tahun 2008 dengan jumlah 84 polindes, sebelum mengalami penurunan 100% pada tahun 2014 yang menjadikan jumlah poliklinik desa di wilayah ini mencapai 0 unit dan bertahan stagnan selama 7 tahun berturut-turut hingga tahun 2021.
(Baca: Harga Kopi Kontrak Tiga Bulan - US Coffee C Futures Naik Menuju Level 275.95 Pound (Selasa, 23 Juni 2026))
Sepanjang periode pencatatan, hanya terjadi satu kali kenaikan nilai yaitu pada tahun 2008 sebesar 7 polindes atau 9,09 persen dibandingkan tahun 2005. Pada tahun 2025 terjadi kenaikan sebanyak 2 polindes setelah 11 tahun berturut-turut tidak ada penambahan unit. Rata-rata jumlah poliklinik desa di wilayah ini selama seluruh periode adalah 20,375 polindes, sehingga nilai tahun 2025 berada jauh di bawah rata-rata keseluruhan. Total penurunan nilai dari periode awal hingga tahun 2025 mencapai 97,4 persen.
Untuk peringkat wilayah, pada tahun 2025 Kabupaten Humbang Hasundutan menempati urutan 63 dari seluruh kabupaten kota di Pulau Sumatera, serta peringkat 227 secara nasional. Dalam 5 tahun terakhir, peringkat wilayah ini di tingkat pulau mengalami kenaikan posisi dari peringkat 100 pada tahun 2020 menjadi peringkat 63 pada tahun 2025. Peringkat nasional juga menunjukkan peningkatan dari posisi 336 tahun 2020 menjadi posisi 227 di tahun tercatat terakhir.
Nilai 2 polindes pada tahun 2025 menempatkan Kabupaten Humbang Hasundutan sejajar dengan 18 kabupaten kota lain di seluruh Indonesia yang juga mencatat jumlah poliklinik desa yang sama. Dari wilayah se-Pulau Sumatera, terdapat tiga kabupaten lain yang memiliki jumlah poliklinik desa sama pada tahun 2025 yaitu Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Batu Bara dan Kabupaten Asahan. Pertumbuhan pada tahun 2025 menjadikan wilayah ini keluar dari kondisi nol unit yang bertahan selama satu dekade.
Kabupaten Buru Selatan
Kabupaten Buru Selatan menempati peringkat 17 di tingkat pulau Maluku dan peringkat 227 nasional untuk jumlah poliklinik desa tahun 2025 dengan nilai tercatat sebanyak 2 polindes. Wilayah ini mencatat pertumbuhan sebesar 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan kenaikan sebanyak 1 unit poliklinik desa. Nilai dua tahun sebelumnya di wilayah ini tercatat 0 polindes, sehingga penambahan unit di dua tahun terakhir menunjukkan perbaikan akses layanan kesehatan tingkat desa secara bertahap.
Kota Tual
(Baca: Cuaca Kendal Hari Ini, 24 Juni 2026: Berawan dengan Suhu 23-33 °C)
Kota Tual mencatat jumlah poliklinik desa sebanyak 2 polindes pada tahun 2025, menempati posisi peringkat 17 bersama Kabupaten Buru Selatan di wilayah Pulau Maluku. Tidak terjadi perubahan nilai jumlah poliklinik desa di wilayah ini dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan 0 persen. Secara nasional wilayah ini menempati urutan yang sama dengan 17 kabupaten kota lain di seluruh Indonesia, menunjukkan nilai jumlah poliklinik desa yang serupa di banyak wilayah tanah air.
Kota Kendari
Kota Kendari tercatat memiliki 2 polindes pada tahun 2025 dengan peringkat 46 di wilayah Pulau Sulawesi dan peringkat 227 secara nasional. Tidak ada perubahan jumlah poliklinik desa di wilayah ini dibandingkan satu tahun maupun dua tahun sebelumnya, sehingga pertumbuhan tercatat 0 persen. Peringkat wilayah ini berada di posisi tengah dari seluruh kabupaten kota yang tercatat di Pulau Sulawesi untuk indikator yang sama.
Kabupaten Tanggerang
Kabupaten Tanggerang mencatat jumlah poliklinik desa sebanyak 2 polindes pada tahun 2025, dengan penurunan sebesar 85,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini mengalami penurunan sebanyak 12 unit poliklinik desa hanya dalam kurun waktu satu tahun, menjadikannya salah satu wilayah dengan penurunan terbesar dibanding seluruh wilayah perbandingan. Peringkat wilayah ini berada di urutan 39 di tingkat Pulau Jawa dan peringkat 227 secara nasional.
Kabupaten Aceh Tamiang
Kabupaten Aceh Tamiang memiliki jumlah poliklinik desa sebanyak 2 polindes pada tahun 2025, menempati peringkat 63 di wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 227 secara nasional. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 86,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan pengurangan sebanyak 13 unit poliklinik desa. Penurunan ini merupakan salah satu penurunan terbesar yang tercatat di wilayah Pulau Sumatera untuk periode tahun yang sama.