Sebagian wilayah kabupaten/kota di provinsi Sumatera Utara masih mencatatkan tingkat vaksinasi dosis 2 yang cukup rendah dibandingkan wilayah lainnya. Beberapa kabupaten/kota tersebut di antaranya kabupaten Nias Utara, kabupaten Labuhanbatu Utara dan kabupaten Mandailing Natal.
Dalam menjalankan program vaksinasi, data kemarin, ketiganya baru menyelesaikan 274,64 ribu dosis untuk vaksinasi dosis 2 dari target yang diharapkan sebanyak 752,7 ribu peserta vaksin.
Kabupaten Nias Utara di urutan pertama. Sampai dengan kemarin, untuk vaksinasi dosis 2 wilayah ini baru mencatatkan 29,49 persen. Angka ini menjadi yang terendah dibandingkan 33 kabupaten/kota lainnya. Sedangkan untuk pencapaian dosis 1, sampai dengan kemarin sudah tercapai 77,26 persen atau diikuti oleh 121,21 ribu peserta vaksin.
Program vaksinasi di kabupaten/kota ini rencananya dengan sasaran sebanyak 112,31 ribu peserta. Menurut data Kementerian Kesehatan, rerata vaksinasi minggu lalu di Nias Utara tercatat 990 peserta. Saat ini stok vaksin yang tersedia adalah 79.736 dosis.
Menyusul berikutnya adalah kabupaten Labuhanbatu Utara. Untuk vaksinasi dosis 2, daerah ini masuk nomor dua terendah. Dengan sasaran vaksin sebanyak 288,62 ribu peserta, namun baru direalisasikan 37,26 persen atau 107,54 ribu peserta.
Adapun pencapaian dosis 1 tercatat sudah 74,36 persen atau diikuti oleh 327,49 ribu peserta vaksin. .
Yang lainnya adalah kabupaten Mandailing Natal di urutan ketiga. Dengan sasaran vaksin sebanyak 351,78 ribu peserta, untuk dosis 2 baru direalisasikan 38,09 persen atau 133,98 ribu peserta. Menurut data Kementerian Kesehatan, rerata vaksinasi minggu lalu di Mandailing Natal tercatat 1.191 peserta. Sedangkan untuk stok vaksin yang tersedia saat ini berjumlah 114,62 ribu dosis vaksin.
Adapun capaian vaksinasi di level provinsi, total vaksinasi dosis 1 di Sumatera Utara telah mencapai 90,39 persen atau diikuti oleh 10,32 juta peserta vaksin. Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 tercatat sudah 63,29 persen atau menjangkau 7,23 juta peserta vaksin.