Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase pekerja setengah menganggur Provinsi Kalimantan Tengah pada akhir tahun 2025 berada di angka 5,97 persen. Selama 11 tahun periode pengamatan sejak 2015, angka ini menunjukkan tren turun secara konsisten dengan total penurunan sebesar 36,01 persen, atau rata-rata penurunan 4,37 persen setiap tahunnya. Pada tahun 2025 terjadi kenaikan sedikit sebesar 0,08 poin persen dibandingkan tahun 2024, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 1,36 persen.
(Baca: Nilai Tertinggi Jalur Prestasi Masuk ke SMA NEGERI 15 DEPOK | 2025)
Selama 3 tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan angka pekerja setengah menganggur di wilayah ini tercatat positif 3,78 persen, sementara rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir justru menunjukkan penurunan sebesar 4,88 persen. Angka tahun 2025 saat ini berada di bawah nilai rata-rata seluruh periode pengamatan yang mencapai 7,09 persen. Nilai terendah sepanjang sejarah terjadi pada tahun 2022 di angka 5,38 persen, sedangkan nilai tertinggi tercatat pada awal periode tahun 2015 dengan angka 9,33 persen.
Pada tahun 2025, Kalimantan Tengah menempati peringkat ke-3 dari seluruh provinsi di Pulau Kalimantan, naik satu peringkat dari posisi ke-4 pada tahun sebelumnya. Secara nasional, provinsi ini berada di peringkat 31 dari seluruh provinsi di Indonesia, posisi yang sama dengan yang dicapai pada tahun 2024. Satu-satunya provinsi lain di Pulau Kalimantan yang tercatat dalam data perbandingan adalah Kalimantan Timur, yang memiliki angka pekerja setengah menganggur sebesar 5,66 persen dan menempati peringkat ke-4 di Pulau Kalimantan.
Banten
Provinsi Banten mencatat persentase pekerja setengah menganggur tahun 2025 sebesar 6,66 persen, mengalami penurunan sebesar 0,11 poin persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan pertumbuhan tahunan minus 1,62 persen. Wilayah ini menempati peringkat ke-3 di Pulau Jawa serta peringkat 28 secara nasional. Angka ini lebih tinggi 0,69 poin persen dibandingkan nilai Kalimantan Tengah pada periode yang sama, dengan posisi peringkat nasional 3 tingkat lebih baik dibandingkan Kalimantan Tengah.
Jawa Timur
Jawa Timur memiliki angka pekerja setengah menganggur tahun 2025 sebesar 6,56 persen, terjadi penurunan sebesar 0,50 poin persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan penurunan tahunan sebesar 7,08 persen. Provinsi ini menempati peringkat ke-4 di Pulau Jawa dan peringkat 29 secara nasional. Nilai indikator ini masih berada di atas angka Kalimantan Tengah, namun menunjukkan laju penurunan yang jauh lebih cepat dibandingkan rata-rata penurunan nasional pada periode yang sama.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur | 2005 - 2025)
Papua Selatan
Papua Selatan mencatat persentase pekerja setengah menganggur sebesar 6,45 persen pada tahun 2025, mengalami penurunan sebesar 0,64 poin persen atau 9,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ke-5 di Pulau Papua dan peringkat 30 secara nasional. Angka ini merupakan salah satu penurunan terbesar di antara seluruh provinsi yang tercatat dalam data perbandingan, dengan laju penurunan hampir 7 kali lipat lebih besar dibandingkan rata-rata penurunan nasional.
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur sebagai satu-satunya provinsi lain di Pulau Kalimantan dalam data perbandingan memiliki angka pekerja setengah menganggur 5,66 persen tahun 2025. Terjadi kenaikan sebesar 1,05 poin persen atau 22,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya kenaikan tertinggi di antara seluruh wilayah yang dibandingkan. Provinsi ini menempati peringkat ke-4 di Pulau Kalimantan dan peringkat 32 secara nasional, satu tingkat di bawah Kalimantan Tengah.
DI Yogyakarta
DI Yogyakarta mencatat persentase pekerja setengah menganggur sebesar 5,56 persen pada tahun 2025, terjadi kenaikan sangat sedikit sebesar 0,01 poin persen atau 0,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ke-5 di Pulau Jawa dan peringkat 33 secara nasional, dua tingkat di bawah posisi Kalimantan Tengah. Angka ini merupakan nilai terendah kedua di antara seluruh provinsi yang tercatat dalam data perbandingan.
Papua Pegunungan
Papua Pegunungan memiliki angka pekerja setengah menganggur terendah di seluruh wilayah yang dibandingkan yaitu sebesar 5,37 persen pada tahun 2025. Terjadi penurunan sebesar 0,52 poin persen atau 8,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Provinsi ini menempati peringkat ke-6 di Pulau Papua dan peringkat 34 secara nasional, menjadikannya provinsi dengan persentase pekerja setengah menganggur terendah di seluruh Indonesia pada periode pengamatan ini.