GISAID mencatat, perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di Indonesia telah mencapai 30.833 kasus per Rabu, 21 Desember 2022. Varian Omicron di Indonesia ini memiliki selisih 212 kasus dibandingkan hari sebelumnya. Secara mingguan, kasus di Indonesia ini tumbuh 1,53 persen.
(Baca: Total Test Covid-19 Indonesia Urutan Ke-5 di Asia)
Dengan jumlah varian Omicron tersebut, menempatkan posisi Indonesia berada di urutan pertama di Asia Tenggara. Negara dengan kasus Omicron tertinggi di Asia Tenggara masih ditempati Malaysia sebanyak 25.051 kasus.
Berikutnya adalah Thailand yang mencatatkan jumlah kasus Omicron 2,22 persen lebih tinggi dibandingkan pekan lalu. Sedangkan untuk data harian, jumlah kasus Omicron di negara ini naik 0,01 persen dibandingkan kemarin.
(Baca: Total Kematian Covid-19 Indonesia Urutan Ke-2 di Asia)
Kemudian, Singapura dengan jumlah kasus Omicron 16.821 kasus (naik 2,14%), Filipina dengan jumlah kasus Omicron 12.134 kasus (naik 0,78%) dan jumlah kasus Omicron di Vietnam naik 2,22 persen menjadi 4.791 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
Adapun laporan GISAID menyebutkan, telah mendeteksi kasus Covid-19 Omicron di seluruh dunia dengan jumlah total mencapai 6,91 juta kasus. Jumlah varian Covid-19 tersebut naik dibandingkan pekan sebelumnya yang berjumlah 6,82 juta kasus.