Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang meluncur sejak 10 Februari 2025 ini telah menjangkai 70,8 juta penduduk Indonesia hingga 31 Desember 2025.
Program prioritas di bawah Presiden Prabowo Subianto ini tersebar di sejumlah pulau dengan Jawa menjadi yang terbanyak, mencapai 47,3 juta orang.
Jumlah itu berjarak jauh dengan pulau lain, seperti Sumatra dengan 11,8 juta peserta. Lalu ada Sulawesi sebesar 5 juta orang.
Pulau-pulau lainnya, antara lain Bali-Nusa Tenggara (3 juta), Kalimantan (2,3 juta), dan Maluku-Papua (1,3 juta).
Maka secara total, sekitar 70,8 juta penduduk Indonesia telah menjalani pemeriksaan gratis hingga akhir tahun lalu.
Dalam konferensi pers APBN Kita, Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono menyampaikan, realisasi program ini menyentuh Rp2,1 triliun dalam periode yang sama.
Adapun menurut rilis Kemenkeu pada Maret 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp3,4 triliun untuk CKG.
Layanan CKG mencakup tiga skema utama, yaitu pemeriksaan kesehatan di hari ulang tahun bagi bayi, anak, dan orang dewasa; pemeriksaan di sekolah bagi anak usia 7-17 tahun setiap tahun ajaran baru; serta pemeriksaan rutin bagi ibu hamil dan anak hingga usia 6 tahun.
(Baca: Realisasi Cek Kesehatan Gratis Sentuh Rp2,1 Triliun per Akhir 2025)