Aktivitas Masyarakat Dibatasi Jelang Akhir Tahun, Bagaimana Kasus Covid-19 di DKI Jakarta?

1
Andrea Lidwina 21/12/2020 09:18 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Kasus Baru & Total Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta
databoks logo
warning

Mohon maaf, telah terjadi kesalahan

Untuk sementara, data ini tidak dapat ditampilkan. Kami sedang berusaha memperbaikinya.

Kembali ke Home
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatasi jam operasional perkantoran dan pusat perbelanjaan mulai Jumat (18/12) hingga 8 Januari mendatang. Keputusan ini diambil untuk memperketat aktivitas masyarakat di tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat.

(Baca: Kunjungan Restoran Justru Berkurang di Sejumlah Kota saat PSBB Transisi II)

Kasus di Ibu Kota pun mencapai tambahan tertinggi pada Kamis (17/12), yakni 1.690 kasus. Karena itu, sebanyak 7.851 orang kini menjalani isolasi mandiri dan 4.414 orang masih dirawat di rumah sakit.

Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan gerakan 3M (mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan memakai masker) demi mencegah penularan Covid-19. 

Data Pasar

Macro update by
15 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.828 -0.14
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...