Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total nilai investasi PMA sektor jasa lainnya seluruh Indonesia pada 2025 mencapai US$4,5 miliar.
Nilai investasi PMA sektor jasa lainnya tersebut naik 23,77% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Seram Bagian Barat Menurut Sektor pada 2024)
DKI Jakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat jumlah nilai investasi PMA sektor jasa lainnya sebanyak US$1,83 miliar. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 21,04% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Barat. Periode yang sama tahun sebelumnya nilai investasi PMA sektor jasa lainnya di provinsi ini tercatat US$1,41 miliar.
Selanjutnya, nilai investasi PMA sektor jasa lainnya di Kep. Riau naik 188,11% menjadi US$593,57 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Bali dengan nilai investasi PMA sektor jasa lainnya US$307,52 juta (naik 8,3%) dan Sumatera Utara dengan nilai investasi PMA sektor jasa lainnya US$239,92 juta (naik 2.396,27%)
(Baca: Nilai Investasi PMA Sektor Hotel dan Restoran Periode 2013-2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan nilai investasi PMA sektor jasa lainnya dengan jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta US$1,83 miliar
- Jawa Barat US$1,28 miliar
- Kep. Riau US$593,57 juta
- Bali US$307,52 juta
- Sumatera Utara US$239,92 juta
- Banten US$81,99 juta
- Sulawesi Tengah US$35,65 juta
- Jawa Timur US$25,25 juta
- Nusa Tenggara Barat US$21,83 juta
- Jawa Tengah US$19,32 juta