Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan di Sulawesi Selatan sebesar 0,76 pasien, update data per Rabu, 14 September 2022. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 1,41 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Konfirmasi Positif Tertinggi Nasional (Rabu, 14 September 2022))
Tana toraja adalah kabupaten di urutan pertama dengan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan terbanyak sebesar 2,07 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Kondisi penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan di kabupaten ini memperlihatkan ada kemajuan dengan adanya penurunan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat nan pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Sebaliknya untuk kota Makassar, data Kementerian Kesehatan memperlihatkan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan sebesar 1,08 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 0,64 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Di urutan berikutnya Luwu Timur. Kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan ini mencatatkan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan sebesar 0,65 pasien per 100 ribu penduduk/minggu
(Baca: Vaksinasi Dosis 2 di Kabupaten Serang Menjadi yang Terendah di Banten)
Takalar dan Maros berada di posisi selanjutnya dengan catatan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan sebesar 0,33 pasien per 100 ribu penduduk/minggu dan 0,28 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Secara nasional, rata-rata penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan di 34 provinsi saat ini mulai terlihat turun dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 1,44 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.