Statistik data Covid-19 di Asia minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, dua negara masih mencatatkan penambahan kematian dan dua negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
(Baca: Update Data Covid-19 Provinsi Hari Ini, Penambahan Terbanyak Ada di DKI Jakarta (Minggu, 28 Mei 2023))
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Hong Kong, Korea Selatan, Indonesia dan India. Total kematian di lima negara tersebut per Minggu, 28 Mei 2023 sebanyak 256 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas -47,06 persen.
Hong Kong berada di urutan pertama dengan penambahan kematian per minggu tumbuh 40,68 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak 83 jiwa naik 2,47 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Setelahnya Korea Selatan di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, kematian di negara ini tumbuh 13,51 persen. Jumlah kematian di negara ini dilaporkan 84 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah kematian terlihat turun 2,33% dibanding hari sebelumnya yang sebanyak 86 jiwa.
Berikutnya, kematian di Indonesia turun 26,19% dan India dengan kematian 27 jiwa (turun 47,06%).
(Baca: Update Data Covid-19 Provinsi Hari Ini, Penambahan Terbanyak Ada di DKI Jakarta (Sabtu, 27 Mei 2023))
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Asia terjadi di Korea Selatan dengan 84 kematian. Laporan kematian di negara ini naik 13,51% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar Hong Kong dengan kematian 83 jiwa (naik 40,68%), kematian di Indonesia tercatat 62 jiwa turun 26,19% dan kematian di India tercatat 27 jiwa turun 47,06%.
Total kematian di Asia selama tujuh hari terakhir tercatat 256 jiwa. Angka ini mencakup 23,4 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 1.094 jiwa. Angka kematian di Asia tercatat turun dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 268 jiwa.