Gunung Ibu Kembali Erupsi Pagi Ini (Sabtu, 3 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Sabtu (3/1/2026) pukul 09.15 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 15 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 35 detik.
(Baca: NTT Selalu Dilanda Karhutla 10 Tahun Terakhir, BMKG Imbau Tingkatkan Kesiagaan)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 3 Januari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 107 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 13-28 milimeter dan lama gempa 42-86 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5 milimeter dan lama gempa 49 detik serta 3 kali harmonik dengan amplitudo 3-9 milimeter dan lama gempa 58-160 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 38 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (23 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 15 kali.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Provinsi Kalimantan Barat 2016-2025)