Pengeluaran Penduduk Kabupaten Cirebon untuk Membeli Kerupuk Rp314 per Kapita per Minggu

1
Agus Dwi Darmawan 12/09/2026 08:28 WIB
Image Loader
Memuat...
Perbandingan Pengeluaran Kelompok Bahan Makanan Lainnya di Kabupaten Cirebon Tahun 2025
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Pengeluaran masyarakat untuk membeli kerupuk di Kabupaten Cirebon pada 2025 sebesar Rp314 per kapita per minggu. Nilai ini naik dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp276 per kapita per minggu.

(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Sibolga Turun 0,01%)

Empat terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok bahan makanan lainnya di Kabupaten Cirebon dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk mie instan Rp2.935 per kapita per minggu, kerupuk Rp314 per kapita per minggu, bubur bayi Rp83 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk lainnya Rp32 per kapita per minggu

Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.

Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Hulu Sungai Utara | 2025)

Menurut BPS, kenaikan pengeluaran ini di dorong oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 6,23%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 6,23%.

Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran per kapita di kabupaten ini mencapai Rp1,44 juta per kapita dalam sebulan pada Maret 2025. Jumlah tersebut turun 0,52% dibandingkan Maret 2024 yang sebesar Rp1,45 juta per kapita per bulan.

Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli kerupuk tertinggi adalah di Kabupaten Sumenep dan terendah di Kabupaten Rote Ndao. Sedangkan untuk Kabupaten Cirebon ini, nominal pengeluaran untuk membeli kerupuk berada di urutan 273,5. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli kerupuk adalah Rp250 per kapita per minggu.

Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli kerupuk:

  • Kabupaten Sumenep Rp1.577,0
  • Kota Pagar Alam Rp1.298,0
  • Kabupaten Belitung Rp1.245,0
  • Kabupaten Kediri Rp1.209,0
  • Kabupaten Karanganyar Rp1.141,0
  • Kabupaten Ponorogo Rp1.122,0
  • Kabupaten Barito Timur Rp1.109,0
  • Kabupaten Hulu Sungai Tengah Rp1.045,0
  • Kabupaten Blitar Rp1.002,0
  • Kabupaten Bintan Rp993,0

Data Pasar

Macro update by
12 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.621 +0.15
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...