Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat jumlah penduduk usia 5-9 tahun di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar 73.202 jiwa. Selama periode 2019 sampai 2025, tren jumlah penduduk kelompok umur ini menunjukkan penurunan konsisten. Pada tahun 2025 terjadi penurunan sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi penurunan terbesar sepanjang periode pencatatan. Nilai ini juga berada di bawah rata-rata jumlah penduduk kelompok umur ini selama 7 tahun, yang mencapai 90.094 jiwa.
(Baca: Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp. 17.604,7 per Dolar AS (Jumat, 11 September 2026))
Kenaikan jumlah penduduk usia 5-9 tahun di wilayah ini hanya terjadi dua kali sepanjang periode pencatatan, yaitu pada tahun 2020 dengan kenaikan sedikit sebesar 0,04 persen dan tahun 2023 sebesar 0,47 persen. Sementara penurunan tercatat terjadi sebanyak 4 kali periode. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir menunjukkan penurunan sebesar 6,74 persen per tahun, kondisi ini jauh lebih buruk dibanding rata-rata penurunan 5 tahun terakhir yang tercatat sebesar 4,56 persen per tahun.
Ranking posisi jumlah penduduk usia 5-9 tahun Kabupaten Klaten di lingkup Pulau Jawa terus menurun dalam 5 tahun terakhir. Dari posisi peringkat 54 pada tahun 2019, peringkat ini turun menjadi 65 pada tahun 2025. Secara nasional, peringkat Kabupaten Klaten juga mengalami penurunan dari peringkat 66 tahun 2019 menjadi peringkat 86 pada akhir periode 2025. Nilai penduduk usia 5-9 tahun tahun 2025 juga menjadi nilai terendah yang pernah tercatat sepanjang periode data.
Kabupaten Rokan Hilir
Kabupaten Rokan Hilir berada di peringkat 16 wilayah dengan jumlah penduduk usia 5-9 tahun di Pulau Sumatera, dengan nilai akhir tahun 2025 tercatat sebesar 74.948 jiwa. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 8,87 persen pada tahun terakhir, menjadi salah satu wilayah yang mengalami kenaikan jumlah penduduk kelompok umur ini. Nilai ini sedikit lebih tinggi dibandingkan jumlah penduduk usia 5-9 tahun Kabupaten Klaten pada periode yang sama. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 83 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Kota Denpasar
Kota Denpasar mencatatkan pertumbuhan penduduk usia 5-9 tahun tertinggi dibanding seluruh wilayah yang dibandingkan, dengan kenaikan sebesar 55,13 persen pada tahun terakhir. Dengan nilai akhir 74.225 jiwa, wilayah ini menempati peringkat ke 3 terbaik di wilayah Nusa Tenggara dan Bali. Peringkat nasional Kota Denpasar berada di angka 84, hanya satu peringkat di bawah Kabupaten Rokan Hilir. Pertumbuhan positif ini menjadi anomali dibanding mayoritas wilayah lain yang menunjukkan tren penurunan pada kelompok umur yang sama.
Kabupaten Simalungun
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kota Sukabumi 8,21 Persen)
Kabupaten Simalungun tercatat memiliki jumlah penduduk usia 5-9 tahun sebesar 73.478 jiwa pada tahun 2025, mengalami penurunan sebesar 5,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah Sumatera ini menempati peringkat 17 di lingkup Pulau Sumatera, hanya satu peringkat di bawah Kabupaten Rokan Hilir. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 85, posisi ini hanya satu peringkat di atas Kabupaten Klaten yang berada di peringkat 86 pada periode tahun yang sama.
Kabupaten Pekalongan
Kabupaten Pekalongan merupakan wilayah Pulau Jawa yang mengalami penurunan penduduk usia 5-9 tahun cukup besar yaitu sebesar 16,77 persen pada tahun 2025. Dengan nilai akhir sebesar 72.105 jiwa, wilayah ini menempati peringkat 66 di lingkup seluruh kabupaten kota di Pulau Jawa. Secara nasional, Kabupaten Pekalongan berada di peringkat 87, tepat satu peringkat di bawah posisi Kabupaten Klaten pada tahun yang sama. Penurunan ini lebih besar dibanding rata-rata penurunan nasional untuk kelompok umur ini.
Kabupaten Tulungagung
Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu sedikit wilayah di Pulau Jawa yang mencatatkan pertumbuhan positif penduduk usia 5-9 tahun, dengan kenaikan sebesar 3,14 persen pada tahun 2025. Nilai penduduk kelompok umur ini di wilayah ini tercatat sebesar 71.863 jiwa pada akhir periode, menempati peringkat 67 di Pulau Jawa. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 88, dua peringkat di bawah posisi Kabupaten Klaten tahun 2025. Pertumbuhan positif ini terjadi meski mayoritas wilayah sekitar menunjukkan tren penurunan.
Kabupaten Lumajang
Kabupaten Lumajang mengalami penurunan jumlah penduduk usia 5-9 tahun sebesar 11,28 persen pada tahun 2025, dengan nilai akhir tercatat sebesar 71.109 jiwa. Wilayah Jawa Timur ini menempati peringkat 68 di seluruh wilayah Pulau Jawa, menjadi peringkat terendah dibanding seluruh wilayah yang dibandingkan dalam data ini. Secara nasional, Kabupaten Lumajang berada di peringkat 89, tiga peringkat di bawah posisi Kabupaten Klaten pada periode tahun yang sama.