Polda Metro Jaya mencatat jumlah kendaraan khusus wilayah DI Yogyakarta per 5 Juni 2026 tercatat sebesar 1555 unit. Selama periode pencatatan sejak 17 Juni 2023, jumlah kendaraan ini menunjukkan tren naik secara konsisten, dengan total peningkatan sebesar 29,48% selama hampir 3 tahun berjalan. Nilai hari terakhir ini merupakan angka tertinggi yang pernah tercatat sepanjang sejarah data ini, berada di atas rata-rata keseluruhan periode sebesar 1361 unit.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA9 DEPOK 2025)
Dalam 3 hari terakhir, rata-rata pertumbuhan jumlah kendaraan khusus ini tercatat sebesar 0,0215%, angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 hari terakhir yang hanya sebesar 0,0129%. Dari total 537 hari periode pencatatan, sebanyak 117 hari terjadi kenaikan nilai, 22 hari terjadi penurunan, dan 397 hari nilai kendaraan khusus stagnan tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan tertinggi sepanjang periode terjadi pada Oktober 2025 dengan penambahan 159 unit dalam satu hari.
Untuk ranking wilayah pulau Jawa, DI Yogyakarta secara konsisten menempati urutan ke-5 selama seluruh periode pencatatan. Secara nasional, posisi ranking wilayah ini saat ini berada di urutan 19. Dibandingkan provinsi lain dalam pulau Jawa yaitu Banten, jumlah kendaraan khusus DI Yogyakarta masih berada sedikit dibawah Banten yang tercatat 1674 unit pada hari yang sama, dengan selisih sebesar 119 unit.
Sepanjang pencatatan, penurunan terbesar tercatat pada awal Oktober 2025 dengan penurunan sebesar 34 unit dalam satu hari, menjadi satu-satunya anomali penurunan signifikan di tengah tren kenaikan jangka panjang. Posisi nilai terbaru 1555 unit sudah berada 14,2% di atas nilai median seluruh periode sebesar 1339 unit, menunjukkan akselerasi pertumbuhan yang terjadi sejak kuartal pertama tahun 2026.
Provinsi Banten
Banten menempati urutan ke 4 di wilayah pulau Jawa dan peringkat 18 secara nasional untuk jumlah kendaraan khusus per hari terakhir pencatatan. Nilai tercatat sebesar 1674 unit, mengalami sedikit penurunan sebesar 0,06% dibandingkan hari sebelumnya. Rata-rata pertumbuhan wilayah ini dalam 5 hari terakhir tercatat stabil, dengan fluktuasi nilai yang hanya bergerak pada kisaran 1-2 unit per hari. Selama periode terakhir, posisi ranking Banten tidak mengalami pergeseran baik di tingkat pulau maupun nasional.
Provinsi Bali
Bali menempati urutan ke 2 di wilayah Nusa Tenggara dan Bali, serta peringkat 20 secara nasional dengan jumlah kendaraan khusus tercatat 1545 unit. Wilayah ini mengalami sedikit penurunan sebesar 0,13% dibandingkan hari sebelumnya, menjadi satu-satunya wilayah dalam kelompok perbandingan yang mengalami penurunan nilai dua hari berturut-turut. Nilai kendaraan khusus Bali berada sedikit di bawah rata-rata nasional untuk kategori ukuran wilayah yang serupa.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Nias Selatan | 2004 - 2025)
Provinsi Kalimantan Barat
Kalimantan Barat menempati urutan ke 4 di wilayah pulau Kalimantan dan peringkat 21 secara nasional dengan jumlah kendaraan khusus tercatat 1499 unit. Wilayah ini mencatat nilai stagnan tidak ada perubahan selama 3 hari berturut-turut terakhir. Posisi ranking Kalimantan Barat secara konsisten tidak mengalami pergeseran selama 10 hari terakhir, dengan fluktuasi nilai harian yang sangat kecil yaitu kurang dari 1 unit per hari.
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Barat menempati urutan ke 3 di wilayah Nusa Tenggara dan Bali, serta peringkat 22 secara nasional dengan jumlah kendaraan khusus tercatat 1306 unit. Wilayah ini juga mencatat nilai stagnan selama 3 hari berturut-turut terakhir, tanpa ada perubahan jumlah kendaraan khusus sama sekali. Nilai ini merupakan yang terendah dibandingkan seluruh provinsi dalam kelompok data perbandingan yang tercatat pada tanggal 5 Juni 2026.
Provinsi Sumatera Barat
Sumatera Barat menempati urutan ke 7 di wilayah pulau Sumatera dan peringkat 17 secara nasional dengan jumlah kendaraan khusus tercatat 1772 unit. Wilayah ini mencatat nilai stagnan selama 2 hari berturut-turut terakhir, tanpa perubahan jumlah kendaraan khusus. Nilai Sumatera Barat berada di urutan kedua tertinggi dalam seluruh kelompok perbandingan provinsi, hanya berada dibawah Papua Barat.
Provinsi Papua Barat
Papua Barat menempati urutan pertama teratas di wilayah pulau Papua dan peringkat 16 secara nasional dengan jumlah kendaraan khusus tercatat 1824 unit. Wilayah ini menjadi yang tertinggi nilainya dibandingkan seluruh provinsi dalam data perbandingan, mencatat nilai stagnan tanpa perubahan selama 2 hari berturut-turut terakhir. Posisi ranking pertama di wilayahnya sudah dipegang Papua Barat secara konsisten selama lebih dari 4 bulan terakhir.