Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata lama menginap tamu asing di hotel nonbintang Provinsi Maluku Utara pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar 1,04 malam. Selama periode 13 tahun pengamatan sejak 2013, data menunjukkan tren penurunan konsisten dengan CAGR tahunan turun 9,22 persen. Pada tahun 2025, terjadi penurunan sebesar 0,48 malam dibandingkan tahun sebelumnya, atau setara dengan kontraksi pertumbuhan sebesar 31,58 persen. Nilai tahun 2025 ini berada jauh di bawah rata-rata seluruh periode yang mencapai 2,81 malam.
(Baca: Statistik Produksi Kakao Periode 2013-2024)
Selama catatan historis, puncak tertinggi lama menginap tercatat pada tahun 2014 dengan nilai 7,28 malam, yang juga menjadi tahun dengan kenaikan tertinggi sebesar 119,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Titik terendah seluruh periode terjadi pada tahun 2021 dengan nilai hanya 1 malam. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir menunjukkan kontraksi turun 24,09 persen, kondisi ini jauh lebih buruk dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang masih tercatat positif 6,29 persen.
Untuk posisi peringkat, Maluku Utara berada pada urutan ke 2 di wilayah Pulau Maluku pada tahun 2025, turun dari posisi teratas yang sempat dipegang pada beberapa periode awal. Secara nasional, peringkat provinsi ini terus merosot hingga berada di urutan 37 dari seluruh provinsi di Indonesia pada tahun 2025. Penurunan peringkat ini sejalan dengan terus menurunnya nilai lama menginap selama 4 tahun berturut-turut terakhir.
Banten
Provinsi Banten mencatat nilai rata-rata lama menginap tamu asing hotel nonbintang sebesar 1,08 malam, menempati urutan 34 secara nasional dan urutan 5 di wilayah Pulau Jawa. Terjadi kenaikan sedikit sebesar 0,01 malam dibandingkan tahun sebelumnya dengan pertumbuhan sebesar 0,93 persen. Nilai ini sedikit lebih tinggi dibandingkan catatan Maluku Utara pada periode yang sama, dengan selisih sekitar 0,04 malam. Pertumbuhan positif ini membuat Banten berada 3 peringkat di atas Maluku Utara dalam daftar nasional.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kota Padang untuk Membeli Sayur Matang Rp585 per Kapita per Minggu)
Jambi
Provinsi Jambi yang berada di wilayah Pulau Sumatera tercatat memiliki nilai rata-rata lama menginap 1,07 malam, dengan peringkat 35 secara nasional dan urutan 10 di wilayahnya. Terjadi penurunan sedikit sebesar 0,03 malam dibandingkan tahun sebelumnya, dengan kontraksi pertumbuhan sebesar 2,73 persen. Nilai ini hanya terpaut 0,03 malam di atas catatan Maluku Utara 2025, dan berada satu peringkat di atas posisi Maluku Utara dalam peringkat seluruh Indonesia.
Jawa Timur
Jawa Timur mencatat nilai rata-rata lama menginap tamu asing hotel nonbintang sebesar 1,07 malam, menempati urutan 35 secara nasional bersamaan dengan Jambi, serta urutan 6 di wilayah Pulau Jawa. Pada tahun tercatat tidak ada perubahan nilai dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga pertumbuhan tercatat 0 persen. Nilai ini sama persis dengan catatan Jambi, dan 0,03 malam lebih tinggi dibandingkan nilai yang dicapai Maluku Utara pada tahun 2025.
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan memiliki catatan rata-rata lama menginap tamu asing hotel nonbintang sebesar 1,04 malam, persis sama dengan nilai yang dicatat Maluku Utara pada tahun 2025. Provinsi ini menempati urutan 37 secara nasional bersamaan dengan Maluku Utara, serta urutan 5 di wilayah Pulau Kalimantan. Tidak ada perubahan nilai maupun pertumbuhan pada tahun terakhir, menjadikan kedua provinsi ini menempati posisi terbawah dalam daftar peringkat nasional untuk indikator ini.