Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata jumlah konfirmasi aglomerasi positif Covid-19 mingguan di Jawa Barat sebesar 0,82 jiwa, update data per Sabtu, 18 Februari 2023. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 0,21 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu.
(Baca: 69,89 Juta Penduduk Indonesia Telah Mendapatkan Vaksin Booster)
Kota bekasi berada di urutan pertama dengan jumlah konfirmasi aglomerasi positif covid-19 mingguan terbanyak sebesar 2,23 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu. Kondisi jumlah konfirmasi aglomerasi positif covid-19 mingguan di kota ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 2,22 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu.
Kondisi yang sama terjadi di Bogor yang mencatatkan jumlah konfirmasi aglomerasi positif Covid-19 mingguan sebesar 2,23 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu. Di kota ini, jumlah konfirmasi aglomerasi positif Covid-19 mingguan juga terlihat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 2,22 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu. Di urutan berikutnya kota Bogor. Kota di provinsi Jawa Barat ini mencatatkan jumlah konfirmasi aglomerasi positif Covid-19 mingguan sebesar 2,23 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu
(Baca: Jumlah Konfirmasi Aglomerasi Positif Covid-19 Mingguan di Nagekeo Menjadi yang Terbanyak di NTT (Jumat, 17 Februari 2023))
Kota Depok dan Bekasi berada di posisi selanjutnya dengan catatan jumlah konfirmasi aglomerasi positif covid-19 mingguan sebesar 2,23 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu dan 2,23 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu.
Secara nasional, rata-rata jumlah konfirmasi aglomerasi positif covid-19 mingguan di 34 provinsi saat ini mulai terlihat turun dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 0,22 jiwa per 100 ribu penduduk/minggu.