Indonesia Ekspor Mineral Fuels, Mineral Oils Senilai US$ 7,54 Miliar ke India pada 2023

1
Agus Dwi Darmawan 21/01/2026 09:53 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke India pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan ekspor dengan India sebesar US$ 20,29 miliar data per Desember 2023. Nilai tersebut turun drastis 13.21% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 23,38 miliar.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan India, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 10,09 miliar dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 23,38 miliar.

(Baca: Produk Utama yang Diekspor Indonesia ke Jordan pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke India, 55 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 89 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke India. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke India. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Mineral fuels, mineral oils and products of their distillation
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Mineral fuels, mineral oils and products of their distillation. Dalam klasifikasi tradmap, Mineral fuels, mineral oils and products of their distillation masuk kategori produk HS dengan kode 27. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan bituminous substances dan mineral

    Pada 2023, Indonesia tercatat mengekspor sebanyak US$ 7,54 miliar. Nilai ekspor Mineral fuels, mineral oils and products of their distillation; bituminous substances; mineral ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 10,76 miliar.

  3. Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products
  4. (Baca: Ekspor Nuclear Reactors, Boilers, Machinery Indonesia ke Namibia Naik Menjadi US$ 6,04 Juta)

    Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Animal, vegetable or microbial fats and oils and their cleavage products. Nilai ekspor dari India pada 2023 tercatat US$ 4,54 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 5,36 miliar.

  5. Iron and steel
  6. Indonesia juga tercatat banyak mengekspor Iron and steel ke India. Nilai ekspor produk ini pada 2023 senilai US$ 1,67 miliar. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 1,31 miliar. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Iron and steel ke -4 negara. Ekspor Iron and steel ke negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah China, United States of America, Germany, Afghanistan dan Africa not elsewhere specified.

  7. Ores, slag and ash
  8. Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke satu negara. Ekspor Ores, slag and ash ke negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan ekspor senilai US$ 989,67 juta. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah China, Japan, Korea, Republic of, Germany dan Afghanistan.

  9. Inorganic chemicals
  10. Masuk dalam kode HS 28, Inorganic chemicals merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan organic or inorganic compounds of precious metals, of rare-earth metals,. Dari negara ini, Indonesia mengekspor US$ 520,45 juta. Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke satu negara. Ekspor Inorganic chemicals ke India tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Inorganic chemicals adalah China, Korea, Republic of, United States of America dan Japan.

Data Populer

Loading...