Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kamar hotel non bintang di Provinsi Jawa Tengah pada akhir tahun 2025 mencapai 39.813 unit. Angka ini merupakan nilai tertinggi sepanjang catatan historis sejak tahun 2004, dengan kenaikan sebesar 446 unit atau 1,13 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang 22 tahun periode pencatatan, data menunjukkan tren kenaikan konsisten dengan total peningkatan 140,03 persen, atau rata-rata tumbuh 4,26 persen setiap tahunnya.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Kenaikan tahun 2025 tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir yang mencapai 9,93 persen, dan juga lebih rendah dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir yang berada di angka 4,97 persen. Kenaikan tertinggi sepanjang sejarah terjadi pada tahun 2024 dengan lonjakan 8.296 unit atau 26,7 persen, sementara penurunan terbesar tercatat pada tahun 2018 dengan pengurangan 2.782 unit atau 8,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2025, Jawa Tengah menempati peringkat ke-3 untuk jumlah kamar hotel non bintang di wilayah Pulau Jawa, serta peringkat ke-4 secara nasional. Posisi peringkat ini tidak berubah dibandingkan lima tahun terakhir, hanya sempat menempati peringkat ke-2 Pulau Jawa sekali pada tahun 2017. Diantara provinsi di Pulau Jawa, Jawa Tengah berada di bawah Jawa Barat dan Jawa Timur untuk besaran jumlah kamar pada tahun 2025.
Bali
Bali menempati posisi pertama secara nasional untuk jumlah kamar hotel non bintang tahun 2025 dengan total 70.842 unit. Provinsi ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 53,43 persen pada tahun terakhir, mengungguli seluruh provinsi lain di Indonesia. Nilai total kamar di Bali hampir dua kali lipat dibandingkan Jawa Timur yang berada di peringkat kedua nasional, dengan selisih lebih dari 13 ribu unit antara kedua wilayah.
Jawa Timur
(Baca: Statistik Luas Tanaman Tebu Periode 2013-2024)
Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah kamar hotel non bintang terbesar di Pulau Jawa dan peringkat kedua nasional tahun 2025, dengan total 57.697 unit. Provinsi ini mencatatkan penurunan sedikit sebesar 2,28 persen pada tahun terakhir, menjadi satu-satunya wilayah di lima besar nasional yang mengalami kontraksi pertumbuhan pada periode 2024-2025. Meskipun mengalami penurunan, Jawa Timur masih mempertahankan selisih lebih dari 2.600 unit dibandingkan Jawa Barat di peringkat bawahnya.
Jawa Barat
Jawa Barat berada di peringkat ketiga nasional dan peringkat kedua wilayah Pulau Jawa tahun 2025, dengan total 55.047 unit kamar hotel non bintang. Provinsi ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 19,93 persen pada tahun terakhir, menjadi pertumbuhan tertinggi kedua setelah Bali di lima besar peringkat nasional. Pertumbuhan ini menjaga jarak Jawa Barat hampir 15 ribu unit di atas Jawa Tengah yang berada di peringkat bawahnya di Pulau Jawa.
Jawa Tengah
Jawa Tengah menempati peringkat keempat nasional dan ketiga wilayah Pulau Jawa tahun 2025 dengan total 39.813 unit kamar hotel non bintang. Pertumbuhan tahun terakhir tercatat 1,13 persen, merupakan angka pertumbuhan terendah diantara lima besar provinsi nasional. Meskipun pertumbuhan rendah, Jawa Tengah masih mempertahankan keunggulan lebih dari 10 ribu unit dibandingkan Sumatera Utara yang berada di peringkat kelima nasional.
Sumatera Utara
Sumatera Utara menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa dan Bali yang masuk lima besar peringkat nasional tahun 2025, dengan total 29.740 unit kamar hotel non bintang. Provinsi ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,07 persen pada tahun terakhir, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Jawa Tengah pada periode yang sama. Posisi peringkat pertama wilayah Pulau Sumatera tetap dipegang Sumatera Utara tanpa ada pergeseran selama lima tahun terakhir.