Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah bersih bulanan pekerja formal konstruksi di Kepulauan Bangka Belitung pada semester pertama 2025 (Februari 2025) sebesar Rp3.109.408,00. Nilai ini menunjukkan kenaikan sedikit sebesar Rp35.508,69 dibandingkan semester sebelumnya (Agustus 2024) dengan pertumbuhan 1,16%. Dibandingkan rata-rata tiga semester terakhir (Agustus 2024, Februari 2024, Februari 2023) yang sebesar Rp3.000.449,33, nilai semester pertama 2025 lebih tinggi sebesar Rp108.958,67. Sementara dibandingkan rata-rata lima semester terakhir (Februari 2023 hingga Februari 2025) sebesar Rp2.999.012,80, nilai terbaru juga menunjukkan kenaikan sebesar Rp110.395,20. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Desember 2018 sebesar 42,45% dibandingkan Desember 2015, sedangkan penurunan terendah terjadi pada Desember 2020 turun 9,14% dibandingkan Desember 2019. Dalam lima semester terakhir, ranking seindonesia Kep. Bangka Belitung berfluktuasi dari 14 (Desember 2021) ke 15 (Februari 2025), sedangkan ranking menurut pulau Sumatera meningkat dari 4 (Februari 2023) ke 2 (Februari 2025).
(Baca: Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Televisi Kabel Desa Periode 2013-2024)
Pada semester pertama 2025, Kepulauan Bangka Belitung menempati peringkat kedua di pulau Sumatera dan peringkat ke-15 se-Indonesia untuk rata-rata upah bersih pekerja formal konstruksi. Dibandingkan provinsi Riau (juga di Sumatera) yang memiliki nilai semester terakhir sebesar Rp3.039.411,00, nilai Kep. Bangka Belitung lebih tinggi sebesar Rp70.000-an. Pertumbuhan Riau turun 7,12% menunjukkan penurunan dibandingkan semester sebelumnya, berbeda dengan Kep. Bangka Belitung yang mengalami pertumbuhan positif. Dibandingkan provinsi lain seperti Jawa Barat (peringkat 12 se-Indonesia) dengan nilai Rp3.237.564,00, upah di Kep. Bangka Belitung masih lebih rendah sebesar Rp128.156,00.
Jawa Barat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah bersih bulanan pekerja formal konstruksi di Jawa Barat pada semester terakhir sebesar Rp3.237.564,00, menempati peringkat 12 se-Indonesia dan peringkat 3 di pulau Jawa. Nilai ini menunjukkan penurunan sebesar Rp841.452,97 dibandingkan semester sebelumnya dengan pertumbuhan negatif turun 20,63%. Dibandingkan dua semester sebelumnya yang bernilai Rp3.251.555,85, nilai terbaru sedikit lebih rendah sebesar Rp13.991,85. Rata-rata nilai tiga semester terakhir untuk Jawa Barat menunjukkan tren penurunan, dengan nilai terbaru menjadi yang terendah dibandingkan periode tersebut. Peringkat se-Indonesia Jawa Barat tetap stabil di posisi 12, menunjukkan bahwa posisinya masih lebih baik dibandingkan Kep. Bangka Belitung yang berada di peringkat 15.
Papua Barat Daya
Papua Barat Daya memiliki rata-rata upah bersih bulanan pekerja formal konstruksi sebesar Rp3.198.870,00 pada semester terakhir, menempati peringkat 13 se-Indonesia dan peringkat 4 di pulau Papua. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp213.188,26 dibandingkan semester sebelumnya dengan pertumbuhan -6,25%. Dibandingkan dua semester sebelumnya yang bernilai Rp3.832.124,00, nilai terbaru jauh lebih rendah sebesar Rp633.254,00. Rata-rata nilai tiga semester terakhir untuk Papua Barat Daya menunjukkan penurunan yang signifikan, dengan pertumbuhan yang terus negatif selama dua semester berturut-turut. Peringkat se-Indonesia Papua Barat Daya lebih tinggi satu tingkat dibandingkan Kep. Bangka Belitung, namun nilainya hanya lebih tinggi sebesar Rp89.462,00.
Papua
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal Jasa Perusahaan di Jawa Tengah | 2025)
Rata-rata upah bersih bulanan pekerja formal konstruksi di Papua pada semester terakhir sebesar Rp3.154.949,00, menempati peringkat 14 se-Indonesia dan peringkat 5 di pulau Papua. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp553.487,49 dibandingkan semester sebelumnya dengan pertumbuhan -14,93%. Dibandingkan dua semester sebelumnya yang bernilai Rp3.707.745,36, nilai terbaru lebih rendah sebesar Rp552.796,36. Rata-rata nilai tiga semester terakhir untuk Papua menunjukkan tren penurunan yang konsisten, dengan setiap semester mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Peringkat se-Indonesia Papua berada satu tingkat di atas Kep. Bangka Belitung, namun nilainya hanya lebih tinggi sebesar Rp45.541,00.
Papua Pegunungan
Papua Pegunungan memiliki rata-rata upah bersih bulanan pekerja formal konstruksi sebesar Rp3.107.547,00 pada semester terakhir, menempati peringkat 16 se-Indonesia dan peringkat 6 di pulau Papua. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp812.018,22 dibandingkan semester sebelumnya dengan pertumbuhan -20,72%. Dibandingkan dua semester sebelumnya yang bernilai Rp4.670.425,32, nilai terbaru jauh lebih rendah sebesar Rp1.562.878,32. Rata-rata nilai tiga semester terakhir untuk Papua Pegunungan menunjukkan penurunan yang sangat signifikan, dengan pertumbuhan negatif yang terus berlanjut. Peringkat se-Indonesia Papua Pegunungan lebih rendah satu tingkat dibandingkan Kep. Bangka Belitung, dan nilainya juga sedikit lebih rendah sebesar Rp1.861,00.
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur memiliki rata-rata upah bersih bulanan pekerja formal konstruksi sebesar Rp3.077.494,00 pada semester terakhir, menempati peringkat 17 se-Indonesia dan peringkat 1 di pulau Nusa Tenggara dan Bali. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp975.783,11 dibandingkan semester sebelumnya dengan pertumbuhan positif sebesar 46,43%. Dibandingkan dua semester sebelumnya yang bernilai Rp1.711.759,93, nilai terbaru jauh lebih tinggi sebesar Rp1.365.734,07. Rata-rata nilai tiga semester terakhir untuk Nusa Tenggara Timur menunjukkan pertumbuhan yang sangat tinggi, dengan kenaikan yang signifikan pada semester terakhir. Peringkat se-Indonesia Nusa Tenggara Timur lebih rendah dua tingkat dibandingkan Kep. Bangka Belitung, namun pertumbuhannya jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Kep. Bangka Belitung sebesar 1,16%.
Riau
Riau memiliki rata-rata upah bersih bulanan pekerja formal konstruksi sebesar Rp3.039.411,00 pada semester terakhir, menempati peringkat 18 se-Indonesia dan peringkat 3 di pulau Sumatera. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp233.101,52 dibandingkan semester sebelumnya dengan pertumbuhan negatif turun 7,12%. Dibandingkan dua semester sebelumnya yang bernilai Rp3.434.973,41, nilai terbaru lebih rendah sebesar Rp395.562,41. Rata-rata nilai tiga semester terakhir untuk Riau menunjukkan tren penurunan, dengan setiap semester mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Peringkat se-Indonesia Riau lebih rendah tiga tingkat dibandingkan Kep. Bangka Belitung, dan nilainya juga lebih rendah sebesar Rp70.000-an dibandingkan nilai Kep. Bangka Belitung pada semester pertama 2025.