Pengeluaran Penduduk Kabupaten Yalimo untuk Membeli Umbi-Umbian Rp30.907 per Kapita per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Rata-rata pengeluaran masyarakat di Kabupaten Yalimo untuk membeli umbi-umbian pada 2025 adalah Rp30.907 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp40.906 per kapita per minggu.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Malinau | 2004 - 2025)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok umbi-umbian di Kabupaten Yalimo dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk ketela rambat/ubi jalar Rp11.019 per kapita per minggu, ketala pohon/singkong Rp6.858 per kapita per minggu, sagu (bukan dari ketela pohon) Rp6.555 per kapita per minggu, talas/keladi Rp4.934 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk umbi-umbian lainnya Rp66 per kapita per minggu
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
(Baca: Pengeluaran Rekreasi, Olahraga dan Budaya di Kota Semarang Bulan Juli Naik 0,55%)
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 4,06%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 4,06%.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli umbi-umbian tertinggi adalah di Kabupaten Lanny Jaya dan terendah di Kabupaten Sabu Raijua. Sedangkan untuk Kabupaten Yalimo ini, nominal pengeluaran untuk membeli umbi-umbian berada di urutan delapan. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli umbi-umbian adalah Rp256,5 per kapita per minggu.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.776 | -0.13 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |