Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB Pengeluaran Net Ekspor Jawa Barat harga konstan 2010 pada tahun 2025 mencapai 215.727,8 juta rupiah, merupakan nilai tertinggi sepanjang periode pencatatan 2010-2025. Selama 16 tahun data, tercatat tren kenaikan konsisten dengan total perubahan nilai mencapai 825,46 persen dari nilai awal tahun 2010. Titik terendah pernah terjadi pada tahun 2012 dengan nilai negatif turun 41.632,64 juta rupiah, sebelum kembali positif mulai tahun 2013 dan terus bertumbuh hingga periode terakhir.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA9 DEPOK 2025)
Rata-rata pertumbuhan PDRB Net Ekspor Jawa Barat selama 5 tahun terakhir mencapai 11,99 persen per tahun, sementara rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir tercatat hanya 2,66 persen. Pertumbuhan tertinggi sepanjang periode terjadi pada tahun 2020 dengan peningkatan 61,61 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan satu-satunya penurunan dalam 10 tahun terakhir hanya tercatat pada tahun 2023 sebesar 2,07 persen. Nilai tahun 2025 tercatat berada di atas rata-rata seluruh periode data.
Pada tahun 2025, Jawa Barat menempati peringkat pertama PDRB Net Ekspor se-Pulau Jawa, dan peringkat kedua secara nasional. Hanya Kalimantan Timur yang berhasil mencatat nilai lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat pada tahun yang sama. Pertumbuhan tahun 2025 Jawa Barat sebesar 7,87 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir, namun masih di bawah rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir. Selisih peningkatan nilai tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 15.729,89 juta rupiah.
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur menempati peringkat pertama nasional PDRB Net Ekspor tahun 2025 dengan nilai akhir 311.489,43 juta rupiah, unggul hampir 44 persen di atas nilai Jawa Barat. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,3 persen pada tahun 2025, sedikit lebih rendah dibandingkan angka pertumbuhan Jawa Barat. Selisih peningkatan nilai tahunan Kalimantan Timur mencapai 21.180,22 juta rupiah, menjadikannya wilayah dengan penambahan nilai absolut tertinggi secara nasional pada periode tersebut.
Riau
(Baca: Provinsi Kalimantan Timur Ekspor 1,01 Miliar Ton Batu Bara Kokas dan Briket)
Riau menduduki peringkat ketiga nasional PDRB Net Ekspor tahun 2025 dengan total nilai tercatat 184.139,73 juta rupiah. Wilayah Sumatera ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 7,96 persen, angka yang sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Jawa Barat pada tahun yang sama. Posisi Riau berada tepat di bawah Jawa Barat dalam daftar peringkat nasional, dengan selisih nilai sekitar 31.588,1 juta rupiah dibandingkan catatan Jawa Barat tahun 2025.
Jawa Timur
Jawa Timur menempati peringkat keempat nasional dan peringkat kedua di Pulau Jawa untuk PDRB Net Ekspor tahun 2025 dengan nilai tercatat 167.534,3 juta rupiah. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 9,75 persen, merupakan angka pertumbuhan tertinggi di antara lima besar wilayah nasional pada tahun 2025. Meskipun pertumbuhan paling tinggi, nilai absolut Jawa Timur masih tertinggal sekitar 48.193,5 juta rupiah dibandingkan catatan Jawa Barat pada periode yang sama.
Sumatera Utara
Sumatera Utara menutup daftar lima besar nasional PDRB Net Ekspor tahun 2025 dengan nilai akhir tercatat 91.647,94 juta rupiah. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sangat tinggi sebesar 29,09 persen, jauh melampaui angka pertumbuhan seluruh wilayah lain di lima besar nasional. Meskipun pertumbuhan paling tinggi, nilai absolut Sumatera Utara masih kurang dari separuh nilai PDRB Net Ekspor yang berhasil dicatatkan oleh Jawa Barat pada tahun 2025.