Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah tempat praktik dokter di Kota Tebing Tinggi sebanyak 53 unit pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 35.9% dibandingkan tahun sebelumnya (39 unit). Secara historis, jumlah tempat praktik dokter di Kota Tebing Tinggi cenderung fluktuatif. Sempat mengalami penurunan pada tahun 2018 (-17.07%) dan 2021 (-23.53%), namun kembali meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Kenaikan tertinggi dalam lima tahun terakhir terjadi pada tahun 2024.
Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun sebelumnya (2019-2021) yang berada di angka 45.3 unit, jumlah tempat praktik dokter tahun 2024 mengalami pertumbuhan yang lebih baik. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir (2018-2021, 2024) yang berada di angka 44.6 unit, pertumbuhan di tahun 2024 juga lebih baik. Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam penyediaan layanan kesehatan di Kota Tebing Tinggi.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin di Kota Salatiga 2024)
Secara ranking di Pulau Sumatera, Kota Tebing Tinggi berada di peringkat 66 pada tahun 2024, naik dari peringkat 76 pada tahun 2021. Namun, peringkat ini masih lebih rendah dibandingkan tahun 2019 dan 2020 yang berada di peringkat 57. Secara nasional, Kota Tebing Tinggi berada di peringkat 224, naik dari peringkat 252 pada tahun 2021. Ini menunjukkan adanya peningkatan posisi Kota Tebing Tinggi dalam penyediaan layanan kesehatan secara nasional.
Kenaikan tertinggi dalam data historis terjadi pada tahun 2024 dengan pertumbuhan 35.9%. Sementara penurunan terendah terjadi pada tahun 2018 dengan penurunan -17.07%. Data menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan dalam jumlah tempat praktik dokter di Kota Tebing Tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, peningkatan signifikan pada tahun 2024 menunjukkan adanya perkembangan positif.
Anomali terjadi pada tahun 2018 dan 2021 ketika terjadi penurunan signifikan. Namun, data menunjukkan bahwa pada tahun 2024 terjadi peningkatan tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini menandakan adanya upaya perbaikan dan peningkatan dalam penyediaan layanan kesehatan di Kota Tebing Tinggi, meskipun perlu diperhatikan fluktuasi yang mungkin terjadi di masa depan.
Kabupaten Simalungun
Kabupaten Simalungun menempati peringkat ke-65 di Pulau Sumatera dengan total 54 unit tempat praktik dokter. Pertumbuhan sebesar 20% menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, namun masih di bawah pertumbuhan beberapa kabupaten/kota lain di Sumatera. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan beberapa tahun terakhir, menandakan adanya perkembangan positif dalam penyediaan layanan kesehatan. Posisi ini menunjukkan Kabupaten Simalungun memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Padang Lawas Utara | 2024)
Kabupaten Luwu
Dengan jumlah 53 unit tempat praktik dokter, Kabupaten Luwu menduduki peringkat ke-15 di Pulau Sulawesi. Pertumbuhan yang signifikan sebesar 32.5% menunjukkan peningkatan yang pesat dalam penyediaan layanan kesehatan. Peningkatan ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan wilayah lain di Sulawesi. Posisi ini menempatkan Kabupaten Luwu sebagai salah satu daerah dengan perkembangan layanan kesehatan yang menjanjikan di Sulawesi.
Kabupaten Berau
Kabupaten Berau berada di peringkat ke-14 di Pulau Kalimantan dengan total 53 unit tempat praktik dokter. Meski mengalami penurunan sebesar 10.17%, jumlah ini masih tergolong tinggi dibandingkan wilayah lain di Kalimantan. Penurunan ini perlu diperhatikan, namun posisi Kabupaten Berau tetap menunjukkan bahwa wilayah ini memiliki perhatian yang cukup besar terhadap penyediaan layanan kesehatan. Kabupaten Berau perlu melakukan evaluasi dan mencari solusi untuk kembali meningkatkan jumlah tempat praktik dokter.
Kabupaten Pacitan
Kabupaten Pacitan berada di peringkat ke-113 di Pulau Jawa dengan jumlah 51 unit tempat praktik dokter. Penurunan sebesar 8.93% menunjukkan adanya tantangan dalam mempertahankan jumlah tempat praktik dokter. Dibandingkan dengan daerah lain di Jawa, posisi Kabupaten Pacitan masih perlu ditingkatkan. Kabupaten Pacitan perlu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penurunan dan merumuskan strategi untuk memperbaiki situasi ini.
Kabupaten Pasaman
Kabupaten Pasaman menempati peringkat ke-67 di Pulau Sumatera dengan total 51 unit tempat praktik dokter. Pertumbuhan positif sebesar 10.87% menunjukkan adanya peningkatan dalam penyediaan layanan kesehatan. Pertumbuhan ini menandakan adanya upaya perbaikan dan peningkatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Kabupaten Pasaman perlu terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan agar dapat bersaing dengan wilayah lain di Sumatera.
Kota Prabumulih
Kota Prabumulih berada di peringkat ke-67 di Pulau Sumatera dengan total 51 unit tempat praktik dokter. Pertumbuhan yang signifikan sebesar 34.21% menempatkan Kota Prabumulih sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan layanan kesehatan tertinggi di Sumatera. Pertumbuhan pesat ini menandakan adanya komitmen yang kuat dari pemerintah kota untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan. Posisi ini menunjukkan Kota Prabumulih memiliki potensi untuk menjadi pusat layanan kesehatan di Sumatera.