Pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Padang Lawas Utara menunjukkan angka Rp39.838 per kapita per bulan pada tahun 2024.
Angka ini mengalami penurunan turun 7.2% dibandingkan tahun sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pengeluaran ini menempatkan Kabupaten Padang Lawas Utara pada peringkat 23 di antara kabupaten/kota se-Sumatera Utara dan peringkat 398 secara nasional.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Ketenagalistrikan Periode 2013-2024)
Pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Padang Lawas Utara hanya sebagian kecil dari total pengeluaran masyarakat. Jika dibandingkan, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa mencapai Rp189.828, sementara untuk makanan jadi sebesar Rp154.327, dan rokok serta tembakau Rp161.856. Pengeluaran untuk perawatan kulit jauh lebih rendah dari pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai Rp59.353 per kapita per bulan.
Secara historis, pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Padang Lawas Utara mengalami fluktuasi. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 33.5%, mencapai Rp42.949. Namun, tahun 2024 mengalami penurunan menjadi Rp39.838. Nilai ini masih lebih tinggi dari rata-rata pengeluaran lima tahun terakhir (2018-2022) yang sebesar Rp33.654.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sumatera Utara, Kabupaten Toba Samosir memiliki pengeluaran untuk perawatan kulit tertinggi pada tahun 2024, yaitu Rp90.690, dengan pertumbuhan 93.4%. Kota Medan berada di urutan kedua dengan Rp81.969, namun mengalami penurunan -32.8%. Kota Binjai berada di urutan ketiga dengan Rp78.699, dan pertumbuhan 43.9%. Kota Tebing Tinggi memiliki pengeluaran Rp68.541, mengalami penurunan -22.8%. Sementara itu, Kota Pematang Siantar mencatatkan pengeluaran Rp65.956, dengan pertumbuhan 19.2%.
(Baca: Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1 di Pasar Tradisional Periode Januari 2025-2026)
Berdasarkan data BPS, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Medan adalah yang tertinggi di Sumatera Utara, mencapai Rp1.078.461 pada tahun 2024, meningkat 2.9% dari tahun sebelumnya.
Kota Tebing Tinggi
Kota Tebing Tinggi berada di peringkat kedua dengan Rp857.842, mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 41.1%. Peningkatan ini menunjukkan adanya peningkatan konsumsi barang dan jasa non-makanan di kalangan masyarakat Kota Tebing Tinggi.
Kota Binjai
Kota Binjai mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp737.849 pada tahun 2024, menempati peringkat ketiga di Sumatera Utara. Pertumbuhan pengeluaran ini mencapai 27.5% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam konsumsi barang dan jasa non-makanan oleh masyarakat setempat.
Kota Pematang Siantar
Kota Pematang Siantar menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp701.280 pada tahun 2024, berada di peringkat keempat di Sumatera Utara. Pertumbuhan pengeluaran ini sebesar 7.9% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan adanya peningkatan konsumsi barang dan jasa non-makanan di kalangan masyarakat Kota Pematang Siantar.