Sebagian wilayah kabupaten/kota di provinsi Jawa Barat masih mencatatkan tingkat vaksinasi yang cukup rendah dibandingkan wilayah lainnya. Beberapa kabupaten/kota tersebut di antaranya kabupaten Tasikmalaya, kabupaten Cianjur dan kabupaten Cirebon. Dalam menjalankan program vaksinasi, data Minggu, 19 September 2021, ketiganya baru menyelesaikan 933,39 ribu dosis vaksin 1 dari target yang diharapkan sebanyak 5,18 juta peserta vaksin.
Kabupaten Tasikmalaya di urutan pertama. Sampai dengan kemarin, wilayah ini baru mencatatkan vaksinasi 16 persen. Angka ini menjadi yang terendah dibandingkan 27 kabupaten/kota lainnya. Program vaksinasi di kabupaten ini rencananya dengan sasaran sebanyak 1,48 juta peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 3,658 peserta. Sedangkan untuk stok yang tersedia berjumlah 21,434 dosis vaksin.
Menyusul berikutnya adalah kabupaten Cianjur. Daerah ini masuk nomor dua terrendah. Dengan sasaran vaksin sebanyak 1,92 juta peserta, namun baru berhasil direalisasikan 18,06 persen atau 346,21 ribu peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 6,636 peserta. Sedangkan untuk stok yang tersedia berjumlah 51,838 dosis vaksin.
Yang lainnya adalah kabupaten Cirebon di urutan ketiga. Dengan sasaran vaksin sebanyak 1,78 juta peserta, namun baru berhasil direalisasikan 19,64 persen atau 350,09 ribu peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 5,095 peserta. Sedangkan untuk stok yang tersedia berjumlah 47,386 dosis vaksin.
Adapun capaian vaksinasi di level provinsi, total vaksinasi dosis 1 di Jawa Barat telah mencapai 33,45 persen atau diikuti oleh 12,68 juta peserta vaksin. Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 tercatat sudah 16,98 persen atau menjangkau 6,44 juta peserta vaksin.