Statistik data Covid-19 di Amerika minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, satu negara masih mencatatkan penambahan kematian dan enam negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Amerika Seminggu 3.063 Jiwa, Tertinggi di Amerika Serikat)
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Amerika Serikat, Chili, Guatemala, Peru dan Uruguay. Total kematian di lima negara tersebut per Sabtu, 11 Februari 2023 sebanyak 2.417 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas -37,5 persen.
Amerika Serikat berada di urutan pertama dengan penambahan kematian per minggu tumbuh 19,27 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak 2.067 jiwa naik 5,49 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Berikutnya adalah Chili yang mencatatkan kematian -7,02 persen lebih kecil dibandingkan pekan lalu. Sedangkan untuk data harian, kematian di negara ini naik 16,48% dibandingkan kemarin. Kemudian, kematian di Guatemala turun 21,43%, kematian di Peru turun 23,32% dan Uruguay dengan kematian lima jiwa (turun 37,5%).
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Asia Seminggu 1.811 Jiwa, Tertinggi di India)
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Amerika terjadi di Amerika Serikat dengan 2.067 kematian. Laporan kematian di negara ini naik 19,27% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar kematian di Brazil tercatat 317 jiwa turun 43,39%, Peru dengan kematian 217 jiwa (turun 23,32%), Meksiko dengan kematian 187 jiwa (turun 49,05%) dan Chili dengan kematian 106 jiwa (turun 7,02%).
Total kematian di Amerika selama tujuh hari terakhir tercatat 2.921 jiwa. Angka ini mencakup 44,83 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 6.515 jiwa. Angka kematian di Amerika tercatat turun dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 3.093 jiwa.