Jumlah pekerja di Kabupaten Sumbawa Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 86.805 pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 73.967 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 81.147 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Rejang Lebong Menurut Sektor pada 2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sumbawa Barat pada Desember 2024, berkurang 0,44% menjadi 3,1% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 90.949 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 7.062 pekerja menjadi 83.745 pekerja pada tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 340 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sumbawa Barat tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 12,01 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat -10.37 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Sumbawa Barat:
Jumlah penduduk di Kabupaten Sumbawa Barat tercatat 153,57 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,66%.
(Baca: 10,38% Penduduk di Kabupaten Morowali Masuk Kategori Miskin)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Nusa Tenggara Barat, kabupaten/kota ini berada di urutan sepuluh, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 36.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Sumbawa Barat pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 10,11 ribu jiwa (6,59%)
- Umur 5-9 tahun 14,4 ribu jiwa (9,37%)
- Umur 10-14 tahun 15,81 ribu jiwa (10,3%)
- Umur 15-19 tahun 12,79 ribu jiwa (8,33%)
- Umur 20-24 tahun 13,11 ribu jiwa (8,54%)
- Umur 25-29 tahun 11,14 ribu jiwa (7,25%)
- Umur 30-34 tahun 10,65 ribu jiwa (6,93%)
- Umur 35-39 tahun 11,53 ribu jiwa (7,51%)
- Umur 40-44 tahun 12,29 ribu jiwa (8%)
- Umur 45-49 tahun 11,58 ribu jiwa (7,54%)
- Umur 50-54 tahun 9,37 ribu jiwa (6,1%)
- Umur 55-59 tahun 7,08 ribu jiwa (4,61%)
- Umur 60-64 tahun 5,07 ribu jiwa (3,3%)
- Umur 65-69 tahun 3,32 ribu jiwa (2,16%)
- Umur 70-74 tahun 2,39 ribu jiwa (1,55%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2,92 ribu jiwa (1,9%)