Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Dairi pada Desember 2025, berkurang 0,21 persen menjadi 1,21 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 1,23 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Tertinggi Ada di Jawa Timur pada 2025)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Persentase Pekerja Setengah Menganggur Papua Tengah Tertinggi pada 2025)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Dairi menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah. Adapun setelah enam semester pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Dairi.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 501 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Dairi mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 197,4 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 201,7 ribu pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Dairi mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 194,96 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 200,2 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Dairi tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,52 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,97 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Utara pada 2025 yakni :
- Kota Medan 7,99 persen
- Kota Pematang Siantar 7,74 persen
- Kabupaten Deli Serdang 7,69 persen
- Kabupaten Tapanuli Tengah 7,21 persen
- Kabupaten Mandailing Natal 7,18 persen
- Kota Padang Sidimpuan 7 persen
- Kota Sibolga 6,44 persen
- Kota Tebing Tinggi 6,01 persen
- Kabupaten Langkat 5,85 persen
- Kabupaten Labuhan Batu 5,53 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Humbang Hasundutan 0,72 persen
- Kabupaten Samosir 0,87 persen
- Kabupaten Pakpak Bharat 0,91 persen
- Kabupaten Nias Barat 0,97 persen
- Kabupaten Toba Samosir 1,01 persen
- Kabupaten Tapanuli Utara 1,1 persen
- Kabupaten Dairi 1,21 persen
- Kabupaten Karo 1,94 persen
- Kabupaten Nias 2,08 persen
- Kabupaten Nias Utara 2,41 persen