Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sumba Timur mencapai 3,36 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,1 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 3,46 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya naik 1,15 persen .
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 3,49% dan terendah pernah tercatat pada 2018 silam sebesar 1,42%.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 318 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sumba Timur mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 141,54 ribu pekerja kemudian jumlahnya mengalami penurunan menjadi 136,42 ribu pekerja pada tahun 2025.
(Baca: Statistik Jumlah Pekerja di Sektor Pengadaan Listrik dan Gas Kategori Lapangan Pekerjaan Utama di Periode 2015-2025)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Sumba Timur mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 138,42 ribu pekerja kemudian jumlahnya mengalami penurunan menjadi 136,57 ribu pekerja pada tahun 2025.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sumba Timur tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,75 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,63 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Nusa Tenggara Timur pada 2025 yakni :
- Kota Kupang 8,61 persen
- Kabupaten Flores Timur 6,36 persen
- Kabupaten Belu 5,2 persen
- Kabupaten Timor Tengah Selatan 3,58 persen
- Kabupaten Kupang 3,53 persen
- Kabupaten Sumba Timur 3,36 persen
- Kabupaten Manggarai Barat 3,33 persen
- Kabupaten Sumba Barat 3,27 persen
- Kabupaten Sabu Raijua 3,12 persen
- Kabupaten Ende 2,95 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Manggarai Timur 1,24 persen
- Kabupaten Nagekeo 1,31 persen
- Kabupaten Lembata 1,37 persen
- Kabupaten Manggarai 1,56 persen
- Kabupaten Sumba Barat Daya 1,7 persen
- Kabupaten Malaka 2,07 persen
- Kabupaten Alor 2,08 persen
- Kabupaten Rote Ndao 2,18 persen
- Kabupaten Sumba Tengah 2,49 persen
- Kabupaten Timor Tengah Utara 2,54 persen