Jumlah pekerja di Kabupaten Bener Meriah mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 98.958 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 2.361 pekerja menjadi 103,99 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik PDRB ADHB Sektor Tanaman Perkebunan Periode 2013-2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bener Meriah mencapai 2,1 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,1 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 2,2 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 0,35 persen .
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bener Meriah mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 101,44 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 105,64 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 455 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bener Meriah tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 2,38 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,27 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Bener Meriah:
Jumlah penduduk di Kabupaten Bener Meriah tercatat 157,92 ribu jiwa data per 2025. Angka ini berkurang dibanding 2024 dan lebih rendah dibanding Desember 2023. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 1,28%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,6%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Aceh, jumlah penduduk Kabupaten Bener Meriah berada di urutan 17, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 124.
(Baca: 9,36% Penduduk di Kabupaten Way Kanan Masuk Kategori Miskin)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Bener Meriah pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 14,86 ribu jiwa (9,41%)
- Umur 5-9 tahun 15,15 ribu jiwa (9,6%)
- Umur 10-14 tahun 14,16 ribu jiwa (8,97%)
- Umur 15-19 tahun 11,08 ribu jiwa (7,01%)
- Umur 20-24 tahun 10,83 ribu jiwa (6,86%)
- Umur 25-29 tahun 12,84 ribu jiwa (8,13%)
- Umur 30-34 tahun 14,5 ribu jiwa (9,18%)
- Umur 35-39 tahun 13,03 ribu jiwa (8,25%)
- Umur 40-44 tahun 11,25 ribu jiwa (7,13%)
- Umur 45-49 tahun 10,67 ribu jiwa (6,76%)
- Umur 50-54 tahun 8.500,329849279251 jiwa (5,38%)
- Umur 55-59 tahun 7.415,127753182473 jiwa (4,7%)
- Umur 60-64 tahun 5.606,945858335932 jiwa (3,55%)
- Umur 65-69 tahun 3.607,109391344309 jiwa (2,28%)
- Umur 70-74 tahun 2.323,912891882104 jiwa (1,47%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2.093,5932570920386 jiwa (1,33%)