Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Minahasa Tenggara mencapai 3,38 persen pada 2025. Angka ini bertambah 0,62 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 2,76 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya naik 0,54 persen .
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan. Demikian pula kondisi pasca pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Minahasa Tenggara.
(Baca: Pengeluaran Rekreasi, Olahraga dan Budaya di Kota Palembang Bulan Juli Naik 0,18%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 315 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Minahasa Tenggara dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 61.283 jiwa, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 66.705 jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 64.771 jiwa.
(Baca: Inflasi Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kabupaten Berau Bulan Juli Mencapai 1,48%)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Minahasa Tenggara mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 59.542 pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 1.552 pekerja menjadi 63.310 pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Minahasa Tenggara tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,09 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,37 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sulawesi Utara pada 2025 yakni :
- Kota Manado 8,51 persen
- Kota Tomohon 7,8 persen
- Kabupaten Minahasa 7,74 persen
- Kota Bitung 7,35 persen
- Kabupaten Minahasa Utara 6,8 persen
- Kota Kotamobagu 5,97 persen
- Kabupaten Bolaang Mongondow Timur 5,28 persen
- Kabupaten Boloang Mongondow 4,97 persen
- Kabupaten Minahasa Selatan 4,77 persen
- Kabupaten Bolaang Mongondow Utara 4,07 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro 2,41 persen
- Kabupaten Kepulauan Sangihe 2,64 persen
- Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 2,91 persen
- Kabupaten Minahasa Tenggara 3,38 persen
- Kabupaten Kepulauan Talaud 3,4 persen
- Kabupaten Bolaang Mongondow Utara 4,07 persen
- Kabupaten Minahasa Selatan 4,77 persen
- Kabupaten Boloang Mongondow 4,97 persen
- Kabupaten Bolaang Mongondow Timur 5,28 persen
- Kota Kotamobagu 5,97 persen