Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sragen pada Desember 2025, berkurang 0,03 persen menjadi 3,49 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Kayong Utara 68.723 dan Angka Pengangguran 3,77 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2018 sebesar 4,83% dan terendah pernah tercatat pada 2019 silam sebesar 3,32%.
(Baca: 11,15% Penduduk di Kabupaten Banyumas Masuk Kategori Miskin)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 303 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sragen dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 542,18 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 595,18 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 603,76 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Sragen dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 521,22 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 574,19 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 586,83 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sragen tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,7 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,43 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jawa Tengah pada 2025 yakni :
- Kabupaten Brebes 8,09 persen
- Kabupaten Tegal 7,61 persen
- Kabupaten Cilacap 7,4 persen
- Kabupaten Pemalang 6,61 persen
- Kabupaten Banyumas 6,26 persen
- Kota Tegal 5,82 persen
- Kota Semarang 5,65 persen
- Kabupaten Banjarnegara 5,39 persen
- Kabupaten Batang 5,07 persen
- Kabupaten Kebumen 4,95 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Wonogiri 2,16 persen
- Kabupaten Temanggung 2,31 persen
- Kabupaten Rembang 2,9 persen
- Kabupaten Boyolali 2,97 persen
- Kabupaten Grobogan 3,12 persen
- Kabupaten Pekalongan 3,24 persen
- Kabupaten Kudus 3,24 persen
- Kabupaten Karanganyar 3,26 persen
- Kabupaten Jepara 3,3 persen
- Kabupaten Sragen 3,49 persen