Jumlah pekerja di Kabupaten Serdang Bedagai mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 292,87 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 327,29 ribu pekerja pada tahun 2024.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Supiori)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Serdang Bedagai pada Desember 2024, berkurang 0,09% menjadi 4,88% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Serdang Bedagai mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 308,24 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 344,09 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 167 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Serdang Bedagai tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,01 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,03 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Serdang Bedagai:
Jumlah penduduk di Kabupaten Serdang Bedagai tercatat 690,72 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 2,36%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Madiun 425 Ribu dan Angka Pengangguran 4,34%)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Sumatera Utara, kabupaten/kota ini berada di urutan enam, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 19.
Data BPS 2024, 446,55 ribu atau sekitar 64,65% penduduk di Kabupaten Serdang Bedagai adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 23,89% dari total penduduk atau sekitar 165,01 ribu adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 11,46% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Serdang Bedagai pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 33,87 ribu jiwa (4,9%)
- Umur 5-9 tahun 61,79 ribu jiwa (8,95%)
- Umur 10-14 tahun 69,34 ribu jiwa (10,04%)
- Umur 15-19 tahun 58,27 ribu jiwa (8,44%)
- Umur 20-24 tahun 61,94 ribu jiwa (8,97%)
- Umur 25-29 tahun 53,7 ribu jiwa (7,77%)
- Umur 30-34 tahun 49,41 ribu jiwa (7,15%)
- Umur 35-39 tahun 50,37 ribu jiwa (7,29%)
- Umur 40-44 tahun 53,39 ribu jiwa (7,73%)
- Umur 45-49 tahun 44,74 ribu jiwa (6,48%)
- Umur 50-54 tahun 39,58 ribu jiwa (5,73%)
- Umur 55-59 tahun 35,15 ribu jiwa (5,09%)
- Umur 60-64 tahun 29,06 ribu jiwa (4,21%)
- Umur 65-69 tahun 22,01 ribu jiwa (3,19%)
- Umur 70-74 tahun 14,09 ribu jiwa (2,04%)
- Umur lebih dari 75 tahun 13,99 ribu jiwa (2,03%)