Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Padang Pariaman mencapai 6,59% pada 2024. Angka ini berkurang 0,1% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 6,69%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,01%.
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah. Demikian pula kondisi pasca pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Padang Pariaman.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kota Lubuk Linggau pada 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 62 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Padang Pariaman mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 213,62 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 233,32 ribu pekerja pada tahun 2024.
(Baca: Rata-Rata Anggaran Penduduk Kabupaten Tuban untuk Membeli Ketupat Sayur Rp1.404 per Kapita per Minggu)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Padang Pariaman dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 199,51 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 207,13 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 217,93 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Padang Pariaman berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,57 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,46 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Barat pada 2024 yakni :
- Kota Padang 9,88%
- Kabupaten Padang Pariaman 6,59%
- Kabupaten Pasaman Barat 6,34%
- Kabupaten Dharmasraya 6,02%
- Kota Sawahlunto 5,55%
- Kota Pariaman 5,32%
- Kabupaten Tanah Datar 5,3%
- Kabupaten Pasaman 5,25%
- Kabupaten Pesisir Selatan 5,06%
- Kota Padang Panjang 4,94%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Kepulauan Mentawai 1,44%
- Kabupaten Solok Selatan 2,3%
- Kota Solok 3,62%
- Kabupaten Lima Puluh Kota 3,68%
- Kota Bukit Tinggi 4,72%
- Kabupaten Agam 4,73%
- Kabupaten Sawahlunto/sijunjung 4,73%
- Kota Payakumbuh 4,87%
- Kabupaten Solok 4,91%
- Kota Padang Panjang 4,94%