Jumlah pekerja di Kota Denpasar mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Sementara itu dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 422,38 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 14.414 pekerja menjadi 425,46 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Update 2024: Jumlah Usaha Mikro Kecil di Lampung 88,07 Ribu Unit)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Denpasar mencapai 1,42 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,69 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 2,11 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 1,43 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Denpasar mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 434,76 ribu jiwa dan di tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 430,33 ribu jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 493 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Denpasar tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 6,11 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,55 persen .
Data Kependudukan di Kota Denpasar:
Jumlah penduduk di Kota Denpasar tercatat 1,07 juta jiwa data per 2025. Angka ini dalam tiga tahun berturut-turut terus mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 2,51%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,51%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Bali, kabupaten/kota ini merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan kabupaten/kota lain, sementara menurut pulau, dibandingkan dengan sembilan kabupaten/kota lainnya, wilayah ini berada di urutan kedua.
Data BPS 2025, 767,47 ribu atau sekitar 71,59% penduduk di Kota Denpasar adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 21,21% dari total penduduk atau sekitar 227,4 ribu adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 7,2% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
(Baca: 17,9% Penduduk di Papua Tengah Beragama Katolik)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Denpasar pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 82,5 ribu jiwa (7,7%)
- Umur 5-9 tahun 74,23 ribu jiwa (6,92%)
- Umur 10-14 tahun 70,68 ribu jiwa (6,59%)
- Umur 15-19 tahun 86,6 ribu jiwa (8,08%)
- Umur 20-24 tahun 114,42 ribu jiwa (10,67%)
- Umur 25-29 tahun 111,81 ribu jiwa (10,43%)
- Umur 30-34 tahun 102,27 ribu jiwa (9,54%)
- Umur 35-39 tahun 90,81 ribu jiwa (8,47%)
- Umur 40-44 tahun 86,18 ribu jiwa (8,04%)
- Umur 45-49 tahun 70,38 ribu jiwa (6,56%)
- Umur 50-54 tahun 58,14 ribu jiwa (5,42%)
- Umur 55-59 tahun 46,87 ribu jiwa (4,37%)
- Umur 60-64 tahun 31,8 ribu jiwa (2,97%)
- Umur 65-69 tahun 21,34 ribu jiwa (1,99%)
- Umur 70-74 tahun 11,93 ribu jiwa (1,11%)
- Umur lebih dari 75 tahun 12,1 ribu jiwa (1,13%)