Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Landak pada Desember 2025, bertambah 0,47 persen menjadi 2,69 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 2,24 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: 0,0013% Penduduk di Kabupaten Manggarai Barat Beraliran Kepercayaan)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Gorontalo 210,82 Ribu dan Angka Pengangguran 3,26 Persen)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Landak menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah kondisi yang sama terjadi enam semester setelah pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Landak.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 402 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Landak mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 218,03 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 229,28 ribu pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Landak dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 213,15 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 218,72 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 224,43 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Landak tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,67 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,54 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kalimantan Barat pada 2025 yakni :
- Kota Pontianak 7,93 persen
- Kota Singkawang 7,42 persen
- Kabupaten Kubu Raya 6,86 persen
- Kabupaten Ketapang 6,75 persen
- Kabupaten Sambas 4,91 persen
- Kabupaten Mempawah 4,74 persen
- Kabupaten Sanggau 3,89 persen
- Kabupaten Kayong Utara 3,77 persen
- Kabupaten Bengkayang 2,95 persen
- Kabupaten Melawi 2,94 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kapuas Hulu 2,09 persen
- Kabupaten Sekadau 2,54 persen
- Kabupaten Landak 2,69 persen
- Kabupaten Sintang 2,78 persen
- Kabupaten Melawi 2,94 persen
- Kabupaten Bengkayang 2,95 persen
- Kabupaten Kayong Utara 3,77 persen
- Kabupaten Sanggau 3,89 persen
- Kabupaten Mempawah 4,74 persen
- Kabupaten Sambas 4,91 persen