Jumlah pekerja di Kabupaten Belu mengalami trend penurunan dalam 16 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 109,14 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 127,96 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Pohuwato 82.823 dan Angka Pengangguran 2,83 Persen)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Belu pada Desember 2025, berkurang 0,21 persen menjadi 5,2 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 5,45 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Belu dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 115,44 ribu jiwa, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 135,41 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 132,6 ribu jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 136 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Belu tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,18 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,99 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Belu:
Jumlah penduduk di Kabupaten Belu tercatat 237,72 ribu jiwa data per 2025. Angka ini bertambah dibanding 2024 dan lebih tinggi dibanding Desember 2023. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,27%.
(Baca: Statistik Populasi Ayam Ras Petelur Periode 2013-2025)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Nusa Tenggara Timur, kabupaten/kota ini berada di urutan 13, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 27.
Pada 2025, mayoritas penduduk Kabupaten Belu di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 146,93 ribu atau 61,81% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 29,71% dan 8,49%.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Belu pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 22,17 ribu jiwa (9,32%)
- Umur 5-9 tahun 25,08 ribu jiwa (10,55%)
- Umur 10-14 tahun 23,37 ribu jiwa (9,83%)
- Umur 15-19 tahun 23,3 ribu jiwa (9,8%)
- Umur 20-24 tahun 20,18 ribu jiwa (8,49%)
- Umur 25-29 tahun 19,28 ribu jiwa (8,11%)
- Umur 30-34 tahun 16,56 ribu jiwa (6,97%)
- Umur 35-39 tahun 15,76 ribu jiwa (6,63%)
- Umur 40-44 tahun 15,5 ribu jiwa (6,52%)
- Umur 45-49 tahun 14,12 ribu jiwa (5,94%)
- Umur 50-54 tahun 12,2 ribu jiwa (5,13%)
- Umur 55-59 tahun 10,03 ribu jiwa (4,22%)
- Umur 60-64 tahun 7.772,445948812232 jiwa (3,27%)
- Umur 65-69 tahun 5.735,553650313781 jiwa (2,41%)
- Umur 70-74 tahun 3.315,0650187455494 jiwa (1,39%)
- Umur lebih dari 75 tahun 3.351,276104400333 jiwa (1,41%)