Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Lubuk Linggau pada Desember 2024, berkurang 0,34% menjadi 5,29% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Labuhan Batu Selatan pada 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kota Dumai 4,66%)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Lubuk Linggau menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Namun, pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kota Lubuk Linggau.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 131 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Lubuk Linggau dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 120,82 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 125,6 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 128,34 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Lubuk Linggau dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 113,64 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 118,52 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 121,55 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Lubuk Linggau tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,62 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,44 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Selatan pada 2024 yakni :
- Kota Palembang 6,98%
- Kota Lubuk Linggau 5,29%
- Kota Prabumulih 4,94%
- Kabupaten Musi Rawas Utara 4,91%
- Kabupaten Muara Enim 4,09%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu 4,05%
- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir 3,72%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,45%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,38%
- Kabupaten Banyuasin 3,24%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 1,8%
- Kabupaten Musi Rawas 1,94%
- Kabupaten Musi Banyuasin 2,13%
- Kota Pagar Alam 2,34%
- Kabupaten Ogan Ilir 2,65%
- Kabupaten Empat Lawang 2,84%
- Kabupaten Lahat 3,11%
- Kabupaten Banyuasin 3,24%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,38%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,45%