Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Mamberamo Raya pada Desember 2025, bertambah 1,36 persen menjadi 2,41 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Solok | 2004 - 2025)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Desember 2024, Rata - Rata Upah di Sulawesi Selatan Rp.17.505 per Jam)
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan. Demikian pula kondisi pasca pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Mamberamo Raya.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 429 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Mamberamo Raya mengalami trend kenaikan dalam 14 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 10.890 jiwa kemudian jumlahnya naik menjadi 12.771 jiwa pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Mamberamo Raya mengalami trend kenaikan dalam 13 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 10.846 pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 1.628 pekerja menjadi 12.518 pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Mamberamo Raya tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,6 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,95 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Papua pada 2025 yakni :
- Kabupaten Jayapura 8,66 persen
- Kota Jayapura 7,68 persen
- Kabupaten Supiori 7,32 persen
- Kabupaten Biak Numfor 6,74 persen
- Kabupaten Kepulauan Yapen 6,58 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Mamberamo Raya 2,41 persen
- Kabupaten Keerom 3,87 persen
- Kabupaten Sarmi 4,37 persen
- Kabupaten Waropen 5,98 persen
- Kabupaten Kepulauan Yapen 6,58 persen