Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Banyuasin pada Desember 2025, berkurang 0,57 persen menjadi 2,68 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 3,35 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Halmahera Tengah 31.393 dan Angka Pengangguran 3,96 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 4,73% dan terendah pernah tercatat pada 2025 silam sebesar 2,68%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Aceh Barat Daya 72.220 dan Angka Pengangguran 3,66 Persen)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 406 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Banyuasin mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 408,51 ribu jiwa kemudian jumlahnya naik menjadi 439,6 ribu jiwa pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Banyuasin mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 394,83 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 437,12 ribu pekerja pada tahun 2025.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Banyuasin tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,4 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,14 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Selatan pada 2025 yakni :
- Kota Palembang 6,81 persen
- Kota Lubuk Linggau 5,03 persen
- Kabupaten Musi Rawas Utara 4,78 persen
- Kota Prabumulih 4,72 persen
- Kabupaten Muara Enim 4,13 persen
- Kabupaten Ogan Komering Ulu 3,85 persen
- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir 3,69 persen
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,12 persen
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,1 persen
- Kabupaten Ogan Ilir 2,93 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Musi Rawas 1,74 persen
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 1,92 persen
- Kabupaten Musi Banyuasin 2,04 persen
- Kota Pagar Alam 2,19 persen
- Kabupaten Banyuasin 2,68 persen
- Kabupaten Empat Lawang 2,68 persen
- Kabupaten Lahat 2,84 persen
- Kabupaten Ogan Ilir 2,93 persen
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,1 persen
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,12 persen