Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manggarai pada Desember 2025, bertambah 0,4 persen menjadi 1,56 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun karena sebelumnya tercatat 2,44 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Banjar 111,01 Ribu dan Angka Pengangguran 5,27 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 4,09% dan terendah pernah tercatat pada 2024 silam sebesar 1,17%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Bangli 0,73 Persen)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 488 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Manggarai mengalami trend penurunan dalam 18 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 180,97 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 6.813 pekerja menjadi 187,24 ribu pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Manggarai mengalami trend penurunan dalam 16 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 176,56 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 7.065 pekerja menjadi 184,72 ribu pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manggarai tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,09 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,94 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Nusa Tenggara Timur pada 2025 yakni :
- Kota Kupang 8,61 persen
- Kabupaten Flores Timur 6,36 persen
- Kabupaten Belu 5,2 persen
- Kabupaten Timor Tengah Selatan 3,58 persen
- Kabupaten Kupang 3,53 persen
- Kabupaten Sumba Timur 3,36 persen
- Kabupaten Manggarai Barat 3,33 persen
- Kabupaten Sumba Barat 3,27 persen
- Kabupaten Sabu Raijua 3,12 persen
- Kabupaten Ende 2,95 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Manggarai Timur 1,24 persen
- Kabupaten Nagekeo 1,31 persen
- Kabupaten Lembata 1,37 persen
- Kabupaten Manggarai 1,56 persen
- Kabupaten Sumba Barat Daya 1,7 persen
- Kabupaten Malaka 2,07 persen
- Kabupaten Alor 2,08 persen
- Kabupaten Rote Ndao 2,18 persen
- Kabupaten Sumba Tengah 2,49 persen
- Kabupaten Timor Tengah Utara 2,54 persen