Jumlah pekerja di Kabupaten Poso mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 133,65 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 136,53 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 12,37% Penduduk di Kabupaten Kepulauan Seribu Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Poso pada Desember 2025, berkurang 0,01 persen menjadi 1,76 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) naik karena sebelumnya tercatat 1,67 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Poso mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir sedangkan dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 135,92 ribu jiwa, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 5.611 jiwa menjadi 138,59 ribu jiwa pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 477 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Poso tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,01 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,78 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Poso:
Jumlah penduduk di Kabupaten Poso tercatat 282,98 ribu jiwa data per 2025. Angka ini bertambah dibanding 2024 dan lebih tinggi dibanding Desember 2023. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,58%.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kabupaten Merauke 2025: Kenaikan Jadi Rp2,38 Juta per Bulan)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sulawesi Tengah, jumlah penduduk Kabupaten Poso masuk dalam urutan lima besar, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 27.
Mayoritas penduduk di wilayah ini atau sekitar 63,8% merupakan penduduk usia produktif yakni dengan usia 15-59 tahun berjumlah 180,55 ribu. Menurut publikasi BPS pada 2025 lalu, jumlahnya mencapai 180,55 ribu. Lainnya rentang usia 0-14 tahun (anak-anak) sekitar 23,7% dan 12,5% sisanya adalah kelompok usia lanjut dengan usia lebih dari 60 tahun.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Poso pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 21,59 ribu jiwa (7,63%)
- Umur 5-9 tahun 23,07 ribu jiwa (8,15%)
- Umur 10-14 tahun 22,42 ribu jiwa (7,92%)
- Umur 15-19 tahun 20,38 ribu jiwa (7,2%)
- Umur 20-24 tahun 19,64 ribu jiwa (6,94%)
- Umur 25-29 tahun 20,28 ribu jiwa (7,17%)
- Umur 30-34 tahun 21,09 ribu jiwa (7,45%)
- Umur 35-39 tahun 21,06 ribu jiwa (7,44%)
- Umur 40-44 tahun 21,92 ribu jiwa (7,75%)
- Umur 45-49 tahun 20,86 ribu jiwa (7,37%)
- Umur 50-54 tahun 18,77 ribu jiwa (6,63%)
- Umur 55-59 tahun 16,55 ribu jiwa (5,85%)
- Umur 60-64 tahun 13,33 ribu jiwa (4,71%)
- Umur 65-69 tahun 9.028,456986396071 jiwa (3,19%)
- Umur 70-74 tahun 5.936,471642042691 jiwa (2,1%)
- Umur lebih dari 75 tahun 7.069,077721226855 jiwa (2,5%)