Jumlah pekerja di Kabupaten Bondowoso mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 449,21 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 22.774 pekerja menjadi 480,99 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik Jumlah Pekerja di Sektor Real Estate Kategori Lapangan Pekerjaan Utama di Periode 2015-2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bondowoso pada Desember 2025, berkurang 1,08 persen menjadi 2,55 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bondowoso mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Sementara itu dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 468,64 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 16.139 pekerja menjadi 491,62 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 417 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bondowoso tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,32 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,87 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Bondowoso:
Jumlah penduduk di Kabupaten Bondowoso tercatat 784,55 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami penurunan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,23%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Sukabumi 173,35 Ribu dan Angka Pengangguran 8,21 Persen)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Timur, jumlah penduduk Kabupaten Bondowoso berada di urutan 26, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 89.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Bondowoso pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 47,42 ribu jiwa (6,04%)
- Umur 5-9 tahun 53,47 ribu jiwa (6,82%)
- Umur 10-14 tahun 54,61 ribu jiwa (6,96%)
- Umur 15-19 tahun 44,95 ribu jiwa (5,73%)
- Umur 20-24 tahun 59,61 ribu jiwa (7,6%)
- Umur 25-29 tahun 57 ribu jiwa (7,26%)
- Umur 30-34 tahun 52,28 ribu jiwa (6,66%)
- Umur 35-39 tahun 52,23 ribu jiwa (6,66%)
- Umur 40-44 tahun 58,9 ribu jiwa (7,51%)
- Umur 45-49 tahun 57,95 ribu jiwa (7,39%)
- Umur 50-54 tahun 56,95 ribu jiwa (7,26%)
- Umur 55-59 tahun 53,48 ribu jiwa (6,82%)
- Umur 60-64 tahun 45,37 ribu jiwa (5,78%)
- Umur 65-69 tahun 34,19 ribu jiwa (4,36%)
- Umur 70-74 tahun 25,12 ribu jiwa (3,2%)
- Umur lebih dari 75 tahun 34,4 ribu jiwa (4,38%)