Jumlah pekerja di Kabupaten Bima dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 293,49 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 308,75 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 309,21 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 18,29% Penduduk di Kabupaten Alor Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bima pada Desember 2025, berkurang 0,06 persen menjadi 2,13 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bima dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 299,93 ribu jiwa, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 315,68 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 311,53 ribu jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 450 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bima tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,22 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,82 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Bima:
Jumlah penduduk di Kabupaten Bima tercatat 530,67 ribu jiwa data per 2025. Angka ini berkurang dibanding 2024 dan lebih rendah dibanding Desember 2023. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,48%.
(Baca: Pengeluaran Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya di Kota Tasikmalaya Bulan Agustus Naik 0,57%)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Nusa Tenggara Barat, jumlah penduduk Kabupaten Bima masuk dalam urutan lima besar, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan sembilan.
Jumlah penduduk menurut umur Kabupaten Bima dilihat dari kelompok umur, usia produktif tercatat 317,11 ribu atau 59,76%, anak-anak 150,89 ribu atau 28,43% dan 11,81% sisanya atau sebanyak 62,68 ribu merupakan penduduk usia lanjut.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Bima pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 47,36 ribu jiwa (8,92%)
- Umur 5-9 tahun 52,19 ribu jiwa (9,83%)
- Umur 10-14 tahun 51,34 ribu jiwa (9,67%)
- Umur 15-19 tahun 43,11 ribu jiwa (8,12%)
- Umur 20-24 tahun 34,35 ribu jiwa (6,47%)
- Umur 25-29 tahun 35,76 ribu jiwa (6,74%)
- Umur 30-34 tahun 36,86 ribu jiwa (6,95%)
- Umur 35-39 tahun 36,32 ribu jiwa (6,84%)
- Umur 40-44 tahun 36,11 ribu jiwa (6,8%)
- Umur 45-49 tahun 33,75 ribu jiwa (6,36%)
- Umur 50-54 tahun 32,66 ribu jiwa (6,15%)
- Umur 55-59 tahun 28,18 ribu jiwa (5,31%)
- Umur 60-64 tahun 20,24 ribu jiwa (3,81%)
- Umur 65-69 tahun 17,48 ribu jiwa (3,29%)
- Umur 70-74 tahun 11,88 ribu jiwa (2,24%)
- Umur lebih dari 75 tahun 13,08 ribu jiwa (2,46%)