Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Batang Hari mencapai 4,49% pada 2024. Angka ini bertambah 0,64% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 3,85%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya naik 0,96%.
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan. Demikian pula kondisi pasca pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Batang Hari.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kota Ambon)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 197 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Batang Hari mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 129,35 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 5.811 pekerja menjadi 149,92 ribu pekerja pada tahun 2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Minahasa 169,55 Ribu dan Angka Pengangguran 7,22%)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Batang Hari mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir sedangkan dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 124,79 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 143,2 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Batang Hari tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 2,99 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,71 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jambi pada 2024 yakni :
- Kota Jambi 7,38%
- Kabupaten Muaro Jambi 5,27%
- Kabupaten Sarolangun 5,03%
- Kabupaten Bungo 4,67%
- Kabupaten Batang Hari 4,49%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Tanjung Jabung Timur 2,06%
- Kabupaten Tebo 2,5%
- Kabupaten Kerinci 2,51%
- Kabupaten Tanjung Jabung Barat 3,2%
- Kabupaten Merangin 4,18%