Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di tanah air.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Bone Bolango Menurut Sektor pada 2024)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Barat tercatat dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan terbanyak, yaitu Rp94,11 triliun. PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Jawa Barat saat ini setara dengan 16,69% dari total seluruh provinsi.
Setelahnya DKI Jakarta di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di provinsi ini tumbuh 6,96%. Jumlah PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di provinsi ini dilaporkan Rp90,53 triliun. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan terlihat naik 6,96% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp84,64 triliun.
Berikutnya, PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Jawa Timur naik 9,5% menjadi Rp66,04 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Jawa Tengah naik 5,56% menjadi Rp48,05 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Banten dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan Rp33,43 triliun (naik 6,35%)
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal Transportasi dan Pergudangan Periode 2015-2025)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan tertinggi pada 2024:
- Jawa Barat Rp94,11 triliun
- DKI Jakarta Rp90,53 triliun
- Jawa Timur Rp66,04 triliun
- Jawa Tengah Rp48,05 triliun
- Banten Rp33,43 triliun
- Sumatera Utara Rp29,45 triliun
- Sumatera Barat Rp21,25 triliun
- Lampung Rp19,23 triliun
- Kalimantan Timur Rp18,1 triliun
- Sulawesi Selatan Rp13,69 triliun