Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas dengan status pekerjaan bekerja di perdesaan dan perkotaan di Nusa Tenggara Timur berada di bawah rata-rata nasional.
Publikasi data statistik 2024, Nusa Tenggara Timur mencatatkan angka sebanyak 3,02 juta pekerja atau berada di urutan 13 dibandingkan 39 provinsi lainnya. Angka ini bertambah dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 2,9 juta pekerja
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Banten 2018 - 2024)
Jawa Barat berada di urutan pertama dengan jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas dengan status pekerjaan bekerja di perdesaan dan perkotaan mencapai 24,42 juta pekerja. Angka ini mencapai enam kali dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Berikutnya ada Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Tengah. Sementara Papua Selatan menempati posisi terbawah dengan jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas dengan status pekerjaan bekerja di perdesaan dan perkotaan sebanyak 226,59 ribu pekerja.
Berikut ini sepuluh provinsi dengan jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas dengan status pekerjaan bekerja di perdesaan dan perkotaan dari yang terbesar update data per 2024 yakni :
- Jawa Barat 24,42 juta pekerja
- Jawa Timur 23,36 juta pekerja
- Jawa Tengah 20,86 juta pekerja
- Jawa Tengah 20,86 juta pekerja
- Sumatera Utara 7,72 juta pekerja
- Banten 5,8 juta pekerja
- DKI Jakarta 5,11 juta pekerja
- Lampung 4,79 juta pekerja
- Sulawesi Selatan 4,68 juta pekerja
- Sumatera Selatan 4,48 juta pekerja
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Lampung Utara pada 2024)
Secara umum, rata-rata jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas dengan status pekerjaan bekerja di perdesaan dan perkotaan di Indonesia adalah 4,24 juta pekerja pada 2024.