English translation is currently unavailable for this page.
Menuju Industrialisasi Hijau yang Efektif
Laporan berbasis stakeholder mapping dan survei persepsi yang bertajuk Menuju Industrialisasi Hijau yang Efektif mengkaji penerapan kebijakan industrialiasi hijau di Indonesia dari perspektif pemangku kebijakan, sektor swasta dan NGO/think-tank, serta masyarakat publik. Dewasa ini, kebijakan industrialisasi kian disorot seiring dengan perkembangan geopolitik yang sulit diprediksi. Tuntutan mengimbangi dekarbonisasi dengan penyerapan tenaga kerja di lapangan membuat perumusan kebijakan industrialisasi hijau semakin kompleks dengan beragam pertimbangan.
Laporan ini ditujukan untuk menjadi landasan utama ketika menyusun strategi stakeholder engagement yang lebih terarah melalui pemetaan tingkat pengaruh (power) dan kepentingan (interest) para aktor kunci dalam penerapan industrialisasi hijau. Melalui analisis terhadap 10 aktor menggunakan matriks power-interest, laporan ini mengelompokkan aktor ke dalam empat kuadran dengan implikasi strategi yang berbeda, mulai dari kolaborasi intensif hingga komunikasi berkala. Di samping itu, dipaparkan pula hasil survei mengenai tingkat kesadaran (awareness), persepsi, sentimen media sosial, serta preferensi publik terhadap manfaat, risiko pembukaan lahan, maupun tantangan implementasi regulasi industri ramah lingkungan sebelum ditutup dengan kesimpulan dan rekomendasi langkah ke depan. Hasil kajian ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas aktor, meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan, serta memastikan keselarasan antara prioritas kebijakan, kebutuhan sektor, dan dukungan kolektif dalam mencapai target iklim Indonesia.
Gratis
-
1. Industrialisasi Hijau dalam Transformasi Ekonomi Indonesia
- 1.1. Definisi dan Prinsip Industrialisasi Hijau
- 1.2. Pembelajaran Internasional dari Negara-Negara Lain
- 1.2.1 Tiongkok
- 1.2.2 Amerika Serikat
- 1.2.3 Jerman
- 1.2.4 India
- 1.2.5 Vietnam
- 1.2.6 Malaysia
- 1.3. Industrialisasi Hijau dalam Arah Pembangunan Era Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
2. Evaluasi 3 Sektor Strategis yang Mendukung Transformasi Ekonomi Hijau
- 2.1. Keterbatasan Model Pembangunan Lama
- 2.2. Implikasi Makro Jika Tidak Ada Intervensi Industrialisasi Hijau
- 2.3 Sektor Strategis untuk Industrialisasi Hijau di Indonesia
- 2.4 Profil Risiko Keberlanjutan Per Sektor
- 2.5. Industrialisasi Hijau sebagai Jawaban
-
3. Ekosistem Aktor Industrialisasi Hijau
- 3.1. Pemetaan Aktor Kunci
- 3.2. Analisis Kepentingan dan Pengaruh
- 3.2.1. Prof. Unggul Heriqbaldi u2013 Koordinator Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi
- 3.2.2. Ir. Reni Yanita M.Si u2013 Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian
- 3.2.3. Darmawansyah, S.T., M.Si u2013 Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan
- 3.2.4. Dida Gardera, S.T., M.Sc. u2013 Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
- 3.2.5. Elly Rosita Silaban, S.E. u2013 Presiden Dewan Eksekutif Nasional, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia
- 3.2.6. Boy Jerry Even Sembiring u2013 Direktur Eksekutif Nasional, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
- 3.2.7. Victoria Fanggidae u2013 Direktur Eksekutif, The PRAKARSA
- 3.2.8. Ishak Razak u2013 Project Lead Green Industrial Policy & Researcher, Center Of Reform On Economics (CORE) Indonesia
- 3.2.9. Adhi S. Lukman u2013 Ketua Bidang Industri Manufaktur, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
- 3.2.10. Fransiskus Johny Soegiarto u2013 Direktur, PT. Garudafood Putra Putri Jaya Tbk
- 3.3. Kesenjangan Pemahaman Publik dan Regulator
-
4. Persepsi Publik, Regulator, dan Pelaku Industri
- 4.1. Awareness dan Persepsi Publik terhadap Industrialisasi
- 4.2. Industrialisasi Ramah Lingkungan: Awareness dan Pengetahuan
- 4.3. Relevansi Industrialisasi Ramah Lingkungan dalam Kehidupan
- 4.4. Persepsi Manfaat dan Risiko Pembukaan Lahan Industri
- 4.5. Pandangan terhadap Regulasi dan Penerimaan Industri
- 4.6. Dampak Industri yang Dirasakan dalam Kehidupan Sehari-hari
- 4.7. Tantangan dan Harapan terhadap Industrialisasi
- 4.8. Kejelasan Informasi dan Preferensi Media
- 4.9. Sentimen Media Sosial
- 4.10. Temuan Umum
-
5. Kesimpulan
- 5.1. Temuan Kunci terkait Perkembangan Industrialisasi Hijau di Indonesia
- 5.2. Langkah ke Depan
Related Data
Katadata Insight Center (KIC) merupakan unit bisnis Katadata dengan fokus utama pada riset dan analisis data. Kami menyediakan informasi mendalam untuk menghasilkan kebijakan yang berdampak lebih besar.
Hubungi kami