Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per 2024, rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp9,32 juta. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 31,86% dari total seluruh provinsi.
Papua Pegunungan berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan sebanyak Rp1,16 juta. Perkembangan data tahunan di wilayah ini turun nan% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. DKI jakarta berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan di provinsi ini tumbuh 4,96%. Jumlah rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan di provinsi ini dilaporkan Rp1,11 juta. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan terlihat naik 4,96% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp1,06 juta .
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Pariaman Periode 2004 - 2024)
Berikutnya, Kep. Riau dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan Rp938,63 ribu (naik 8,7%), Kep. Bangka Belitung dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan Rp929,14 ribu (naik 5,61%) dan Kalimantan Timur dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan Rp925,95 ribu (naik 4,62%)
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Magelang | 2024)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan jumlah tertinggi:
- Papua Pegunungan Rp1,16 juta
- DKI Jakarta Rp1,11 juta
- Kep. Riau Rp938,63 ribu
- Kep. Bangka Belitung Rp929,14 ribu
- Kalimantan Timur Rp925,95 ribu
- Papua Tengah Rp887,04 ribu
- Banten Rp873,27 ribu
- Papua Barat Rp836,64 ribu
- Kalimantan Tengah Rp835,24 ribu
- Kalimantan Utara Rp833,21 ribu