PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di Maluku Utara tercatat 13,69%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp607,81 miliar data per 2024. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2019 sebesar 24,67%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba terus menguat dalam enam tahun terakhir
DKI Jakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba sebanyak Rp85,58 triliun. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 13,98% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bone Periode 2004 - 2024)
Berikutnya adalah Jawa Timur yang mencatatkan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba Rp40,86 triliun lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di provinsi ini naik 14,25% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Jawa Tengah dengan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba Rp25,22 triliun (naik 19,3%), Jawa Barat dengan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba Rp19,14 triliun (naik 9,73%) dan Sulawesi Selatan dengan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba Rp12,7 triliun (naik 21,94%)
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat Periode 2007 - 2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba tertinggi pada 2024:
- DKI Jakarta Rp85,58 juta juta
- Jawa Timur Rp40,86 juta juta
- Jawa Tengah Rp25,22 juta juta
- Jawa Barat Rp19,14 juta juta
- Sulawesi Selatan Rp12,7 juta juta
- Sumatera Selatan Rp10,66 juta juta
- Sumatera Utara Rp10,52 juta juta
- Lampung Rp8,83 juta juta
- Riau Rp6,4 juta juta
- DI Yogyakarta Rp6,33 juta juta