PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di Nusa Tenggara Timur tercatat 13,79% menjadi Rp4,99 triliun data per 2024. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2014 sebesar 24,38%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Inilah Produk yang Banyak Diekspor Indonesia ke China pada 2023)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba untuk 10 provinsi teratas data per 2024 adalah Rp7,87 triliun.
DKI Jakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba sebanyak Rp85,58 triliun. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 13,98% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Kazakhstan. pada 2023)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Timur. Periode yang sama tahun sebelumnya PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di provinsi ini tercatat Rp35,76 triliun.
Selanjutnya, PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di Jawa Tengah naik 19,3% menjadi Rp25,22 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di Jawa Barat naik 9,73% menjadi Rp19,14 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di Sulawesi Selatan naik 21,94% menjadi Rp12,7 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba tertinggi pada 2024:
- DKI Jakarta Rp85,58 juta juta
- Jawa Timur Rp40,86 juta juta
- Jawa Tengah Rp25,22 juta juta
- Jawa Barat Rp19,14 juta juta
- Sulawesi Selatan Rp12,7 juta juta
- Sumatera Selatan Rp10,66 juta juta
- Sumatera Utara Rp10,52 juta juta
- Lampung Rp8,83 juta juta
- Riau Rp6,4 juta juta
- DI Yogyakarta Rp6,33 juta juta